Sosial

Tak Lekang Dengan Waktu, Maleman Masih Kental Menjadi Tradisi Adat Madura

×

Tak Lekang Dengan Waktu, Maleman Masih Kental Menjadi Tradisi Adat Madura

Sebarkan artikel ini

MADURA-SAMPANG, Radar x. net – Malaman merupakan suatu tradisi bagi warga Madura.

Ter ater maleman bagi orang Madura khususnya masyarakat di Pedesaan, Ter ater maleman itu sudah menjadi tradisi yang melekat yang tidak bisa dilupakan dari waktu ke waktu, seperti halnya yang dilakukan oleh warga Desa Sogian Kecamatan Omben Kabupaten Sampang Madura Jawa Timur, setiap tanggal-tanggal tertentu mereka mengantarkan (ter ater maleman) kerumah warga yang lain. Jum’at, 22/04/2022


Jajanan maleman yang diantarkan oleh warga, biasanya berupa Plotan (beras ketan dibumbui kelapa yang sudah di parut).

Atun warga desa setempat, saat dijumpai oleh media ini di rumahnya, mengatakan bahwa ter ater maleman sudah menjadi tradi dan kebiasaan setiap tahun pada tanggal-tanggal tertentu di bulan Ramadhan

“Ya betul mas ..! Warga disini nganterin maleman ke tempat warga yang lain pada setiap tanggal 21, 25, dan 27 pada bulan Ramadhan.” Tuturnya

Senada diutarakan oleh warga yang lain, bahwa maleman itu biasanya terdiri pada tanggal 21 disebut dengan Salekoran, tanggal 25 disebut Saghemi’an, sedangkan pada tanggal 27 biasa disebut Petolekoran.

Hingga berita ini ditulis, warga beramai-ramai saling mengantarkan makanan ketetangga terdekatnya.

(KORWIL MADURA/TIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Seedbacklink affiliate

You cannot copy content of this page