Sampang, radar x. net – Ada banyak waktu dan cara menghabiskan waktu pada akhir pekan, dan salah satunya dengan berlibur melakukan perjalanan ke tempat-tempat favorit atau rekreasi ke destinasi wisata yang belum pernah dijajaki.
Bagi ummat Islam, mereka lebih memilih memanfaatkan waktu yang tak kalah asyiknya saat bisa berlibur dengan berziarah ke makam para wali, Auliya’, Habaib, hingga ke makam para bujuk yang dikenal dengan sebutan millenial WISATA RELIGI.
Berdasarkan penelusuran awak media radar x dilokasi, belakangan ini banyak sekali distinasi / wisata religi dikabupatan Sampang yang mulai dilirik banyak wisatawan baik lokal maupun internasional, seperti makam Bujuk Syeh Abdul Jabbar yang berada di Desa Napo Kecamatan Omben Kabupaten Sampang Madura Jawa Timur, yang di kunjungi turis asal Negara Jerman, beberapa waktu lalu.
Poinnya, tempat-tempt wisata religi dikabupaten Sampang kini kian mulai menjadi tujuan Favorit banyak wisatawan.


Pasalnya, dalam meningkatkan agro wisata di kabupaten Sampang, kini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang, terus melakukan pembenahan disemua sektor, termasuk Destinasi wisata Religi Bujuk Abdul Jabbar Napo yang saat ini masih dalam proses lebih lanjut.
Konon katanya, Bujuk Abdul Jabbar merupakan sesepuh di Desa Napo, sebelum Desa Napo dipecah menjadi dua desa, yaitu Desa Napo Laok dan Desa Napo Daya.
Kendati demikian, sebagian besar kalangan bertanya dan bercerita semata, bahwa Bujuk Abdul Jabbar banyak memberikan serta meninggalkan Pusaka hebat dan Benda aneh lainnya hingga Gubuk Tua miliknya yang atapnya dibuat dari ilalang, yang berada di Desa Napo Laok kecamatan Omben Sampang Madura Jawa Timur.
Bagi wisatawan yang kental dengan budaya dan adat, baginya berlibur yang paling berkesan dan membawa manfaat, diantaranya melakukan ziarah kubur.
Wisata Religi Makam Bujuk Abdul Jabbar Napo adalah salah satu wisata yang memiliki nilai sejarah dalam penyebaran Islam di Madura.
Usut punya usut, sebagian Tokoh dan Masyarakat setempat menceritakan, bahwa Banda sepeninggalan Bujuk Abdul Jabbar berada di Desa Napo Laok, tetapi Kalau Makamnya berada di Desa Napo Daya, sesuai geografis dan Buku Peta Desa.
H. Abdul Basid salah satu Tokoh setempat saat di konfirmasi mengatakan bahwa dirinya tidak tau persis letak makam Bujuk Abdul Jabbar.
“Saya tidak faham letaknya Bujuk Abdul Jabbar itu, apa ikut Desa Napo Laok atau ikut Napo Daya, karena meninggalnya Bujuk Abdul Jabbar yaitu sebelum Desa Napo dipecah menjadi dua.” Ucapnya
Saat disinggung benda pusaka dan sejarahnya lainnya, Pria yang sedang menjabat ketua PAC Ansor Omben menuturkan, “coba cari di YouTube, disana lengkap beserta sejerahnya”. Jelasnya dengan singkat.
Terpisah, salah satu warga saat ditemui oleh media Radar x mengatakan bahwa makam Bujuk Abdul Jabbar berada di geografis Desa Napo Daya.
“Ya, kalau meliha dari peta dan lokasi mas…! Ya berada di Desa Napo Daya, karena gapura atau pintu masuk itu batas antara Desa Napo Laok dan Napo Daya.” Ucapnya santai


Pentingnya diketahui, Sesuai dengan Geografis Desa, bahwa Pasarean Syeh Abdul Jabbar, tercatat oleh Badan Pertanahan Pasional (BPN. no. 01182) terletak di Desa Napo Daya Kecamatan Omben Kabupaten Sampang Madura Jawa Timur.
Hingga berita ini di naikkan, media ini berusaha untuk mencari tau dimana letak atau masuk desa mana makam Bujuk Abdul Jabbar tersebut, sebagai bahan untuk dikonsumsi publik.
(Korwil Madura/Wahed/Red)














