SAMPANG, RADAR-X.net – Dalam pengurusan Duplikat Surat/Akte Nikah di Kantor Urusan Agama (KUA) Kedungdung dinilai lamban dan memberi kebijakan laksana bukan petugas kantor yang urusannya kemaslahatan ummat yaitu “mencla-mencle”.
Dari ulah dan kelakuan yang tidak profesional oleh petugas KUA Kedungdung dalam melayani publik, akibatnya warga mulai kecewa dan kesal terhadap pelayanan petugas KUA tersebut.
Salah satunya warga yang merasa kecewa dan dikecewakan oleh pelayanan dari petugas KUA Kedungdung yaitu Andre Efendi warga asal desa Batoporo Barat kecamatan Kedungdung Sampang Madura Jawa Timur. Senin (04/10/2021).
Andre kecewa dan sempat marah-marah di kantor KUA tersebut lantaran dirinya merasa dibohongi oleh petugas KUA dalam mengurus duplikat surat nikah kelurganya.
“Saya sangat kecewa dan amat kesal terhadap pelayanan yang diberikan oleh petugas KUA Kedungdung warga, karena dalam melayaninya mereka mencla-mencle seperti anak kecil.” Ucap Andre dengan nada kesal.
Andre menjelaskan bahwa, segala perlengkapan dan persyaratan yang dibutuhkan dalam mengurus duplikat surat nikah oleh KUA, semua telah terpenuhi, bahkan administrasinya pun juga telah dipenuhi, tetapi kenapa masih seperti ini.
“Salah satu petugas KUA Kedungdung berinisial (M) mengatakan pada saya mas,,,! bahwa dalam mengurus duplikat surat nikah ini paling lama 1 bulan, namun sampai saat ini duplikatnya belum keluar, bahkan ia mengatakan suruh nunggu seminggu lagi karena banyak kerjaan.” Ungkap Andre
“Mohon ditunggu ya mas…! Karena kerjaan sedang numpuk, dan petugasnya sedang sakit.” Tandas Andre, (meniru kata-kata petugas KUA Kedungdung)
Hingga berita ini dinaikkan, belum ada keterangan yang jelas dari kepala KUA kecamatan Kedungdung. (MK/TIM)














