BeritaEkonomiLokal News

Diskoperindag Bondowoso Persiapkan Dibukanya Kembali Vasilitas Perdagangan

×

Diskoperindag Bondowoso Persiapkan Dibukanya Kembali Vasilitas Perdagangan

Sebarkan artikel ini

BONDOWOSO, RADAR-X.net – Sejumlah petugas Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Bondowoso, turun lapangan melakukan sosialisasi dan persiapan dibukanya kembali fasilitas perdagangan.

Pasalnya, dibukanya kembali fasilitas perdagangan tersebut, sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri No. 24/202 tentang PPKM Level 4 Darurat.

“Kami telah melaksanakan sosialisasi pembukaan PKL Alun-alun dan sekitarnya, Pertokoan, Kios dan Cafe yang dimulai nanti malam dibatasi sampai dengan jam 20:00 Wib. Bagi yang tidak ada di lokasi PKL, kami mendatangi ke rumah pelaku usaha sehingga informasi dapat segera diterima,” jelas Sekretaris Diskoperindag Dadan Kurniawan ST M.Si. Rabu (28/07/2021).

Persiapan ini, lanjutnya, dilakukan mengingat, Pemerintah ingin benar-benar memutus mata rantai penyebaran Covid-19 disela pemulihan ekonomi terdampak pandemi.

Dimana, dalam instruksi Menteri Dalam Negeri No 24/2021 tentang PPKM Level 4 Darurat Covid-19, nomor 3 poin d, e dan f, bahwa, Pasar rakyat yang menjual barang non kebutuhan sehari-hari dapat beroperasi dengan kapasitas maksimal 50% dimulai operasi sampai jam 15:00 WIB.

Untuk pedagang kaki lima, toko kelontong, agen/outlet voucher, barbershop/pangkas rambut, laundry, pedagang asongan, bengkel kecil, cucian kendaraan, dan sejenisnya diizinkan buka dengan protokol kesehatan ketat sampai dengan jam 20:00 WIB.

Sementara, lanjut Dadan Kurniawan, untuk pelaksanaan kegiatan makan dan minum ditempat umum;
warung makan/warteg, pedagang kaki lima, lapak jajanan dan sejenisnya, diizinkan buka dengan protokol kesehatan yang ketat, sampai dengan jam 20.00 WIB, dengan maksimal pengunjung makan ditempat 3 (tiga) orang dan waktu makan maksimal 20 (dua puluh) menit.

Pihak Diskoperindag Bondowoso juga mengaku, pihaknya akan melakukan penyemprotan desinfektan organik setelah selesainya aktifitas perdagangan.

“Kami bersama satgas Covid-19 Kabupaten Bondowoso, akan selalu berupaya memantau, melakukan sosialisasi protokol kesehatan dan melakukan upaya pemutusan mata rantai penyebaran Covidh19. Jangan sampai kita yang sudah level 4, muncul cluster baru dan semakin menambah angka korban dari virus ini,” pungkas Dadan. (Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Seedbacklink affiliate

You cannot copy content of this page