SAMPANG, RADAR-X.net – Demi mengembalikan nama besar lembaga, jajaran Pengurus Forum Sampang Hebat (Forsa Hebat) akan melakukan sterilisasi pada pengurus serta anggota atau pada tubuh organisasi.
Hal itu akan dilakukannya demi mengembalikan marwah lembaga yang selama ini sempat hangat menjadi perbincangan massa. Rabu (31/03/2021)
Yang dimaksud dengan sterilisasi pada tubuh organisasi merupakan pendepakan pada Jajaran Dewan Kehormatan, Pembina dan Pengurus serta anggota juga para Divisi yang selama ini dianggap menjadi boomerang di tubuh Forsa Hebat.
Pernyataan itu disampaikan Slamet Oerip Humas Forsa Hebat, Selasa, 30 April 2021.
Bertempat di salah satu tempat (Caffe) di kota Sampang, Ia mengaku bahwa Pengurus Harian telah melakukan rapat internal untuk membahas rencana restrukturisasi pada Forsa Hebat pasca dilanda bencana alam.
Menurutnya, upaya restrukturisasi itu untuk mengembalikan marwah dan membersihkan jajaran Pengurus yang selama ini telah merongrong Organisasi
“Untuk mengembalikan marwah dan mengembalikan nama besar lembaga, maka pengurus harian akan membersihkan para pengurus yang tidak loyal serta mereka yang telah merongrong Organisasi,” ujar Slamet.
“Selain itu, kami akan mengembalikan Sekretariat serta mobil operasional yang atas nama Forsa Hebat kepada Pemkab, karena kedepannya kami (Forsa Hebat) berusaha untuk menjadi lembaga yang lebih mandiri,” jelas Slamet.
Sementara ketua Forsa Hebat Nurhasan SH.MAP saat dikonfirmasi membenarkan adanya restrukturisasi pada tubuh Forsa Hebat.
“Ya betul…! Kami telah melakukan rapat internal Forsa Hebat, demi menjawab dan mengembalikan nama besar lembaga yang selama ini tercoreng akibat perbuatan oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.” Ucap Nurhasan.
“Kedepan Kami akan menggelar rapat lanjutan dan akan segera dirombak semua kepengurusan dan lainnya.” Tambah Nurhasan.
Saat disinggung semua aset yang selama ini dimanfaatkan dan atas nama Forsa Hebat. Nurhasan menegaskan bahwa, semua aset yang di dapat oleh Forsa Hebat dari Pemkab, semuanya akan dikembalikan kepada Pemkab, dan bila ada pihak lain yang menggunakan fasilitas tersebut itu bukan tanggung jawab kami.
Perlu diketahui bahwa, sebelumnya telah terjadi polemik di dalam tubuh Forsa Hebat sehingga Lembaga tersebut pecah dan membentuk Lembaga baru. (MK)














