SAMPANG, RADAR-X.net – Hampir tiga bulan lamanya drum warna hitam dengan isi batang pohon kering serta dikalungi ban bekas berada di tengah jalan.
Drum yang berada disisi kanan jalan tersebut, sangat mengganggu ketenangan pengendara. Kamis (25/02/2021).
Dari pantauan awak media, keberadaan drum tersebut sudah lama ada ditengah jalan, tepatnya Jl. Imam Bonjol kelurahan Dalpenang kecamatan/kabupaten Sampang, Madura Jawa Timur, bahkan keberadaannya sudah dua bulan lebih.
Padahal jalan tersebut merupakan jalur umum yang menghubungkan kabupaten Sampang dengan tiga kecamatan wilayah kecamatan Sokobanah, Karang Penang dan kecamatan Omben.
Tidak hanya itu, jalan tersebut juga menjadi jalur alternatif bagi rombongan wisatawan menuju wisata religi (Batu Ampar) dengan menggunakan mobil pribadi dan Bus Pariwisata.
“Ya mas sudah lama drum itu ada di tengah jalan ini, kurang lebih tiga bulanan ini.” Kata salah satu pemilik toko di sekitar lokasi.
“Ya kami tidak berani mas untuk meminggirkannya, karena jalan yang ada drumnya itu mulai ambruk sehingga takut berisiko.” Jelas si pemilik toko.
Secara terpisah, Sholehuddin petugas dari Dinas Perhubungan (Dishub) Sampang mengatakan, bahwa dengan diberinya drum di dijalan itu, karena jalannya sudah mulai rusak sehingga takut membawa korban lagi.
“Ya ditandai drum dulu mas…! karena di jalan itu sudah sering memakan korban lantaran jalannya rusak dan bergelombang. Selain itu dibawah jalan itu ada saluran yang mulai retak.” Ungkap Sholehuddin.
Saat disingggung kapan akan diperbaiki, Sholehuddin menjawab, “itu bukan ranah kami”.
Saat awak media berusaha menemui kepala dinas terkait di kabupaten Sampang, sayangnya tidak pernah bertemu, bahkan sampai dua kali datang ke kantornya.
Hingga berita ini dinaikkan, belum ada kejelasan yang pasti dari pihak terkait. (MK)














