JEMBER, radar-x.net – Paguyuban Seni Pencak Silat Cimande (PSPSC) menggelar silaturrahim antar perguruan pencak silat yang diikuti dari berbagai perguruan pencak silat yakni, Perguruan Satria Alap-alap, Macan Tutul, Panca Bela dan Singa Putih di desa Kasian, tepatnya di rumah Sodikin RT 02 RW 03 Kecamatan Puger, Kabupaten Jember Jawa Timur. Sabtu, 11/07/2020 malam.
Yusuf, selaku penasehat Paguyuban Seni Pencak Silat Cimande mengatakan, bahwa Kegiatan tersebut dilakukan semata-mata untuk menjaga persaudaraan dan melestarikan budaya Bangsa dengan melakukan pertemuan secara berkesinambungan dan diharapkan terus terjalin silaturrahim.
Menurutnya, pertemuan yang dikemas dalam bentuk arisan setiap minggu ini, sudah berjalan selama 4 tahunan dengan bentuk kegiatan anjangsana, guna mencegah pemicu terjadinya konflik antar perguruan silat.
Sementara, Er Hamzah, Ketua (PSPSC) menyampaikan, kegiatan seperti ini sangat perlu diperluas agar para generasi bisa melestarikannya. Sebab, hal ini merupakan kegiatan yang secara langsung mendidik kepada seluruh masyarakat, khususnya para generasi melenial agar tidak lupa dengan budaya Bangsa.
“Selain masuk budaya, pencak silat cimande ini mempunyai ciri khas kuhus yaitu, terletak pada jurus dan musik yang menggunakan musik ketepong. Disamping itu, pencak silat juga merupakan seni, olahraga, pendidikan dan beladiri, jika berada dalam keadaan berbahaya. Jadi tidak ada ruginya kita belajar Pencak silat,” ungkap Er, akrab sapaannya.
Salim Anwar, sekretaris Paguyuban Seni Pencak Silat Cimande(PSPSC) menambahkan, setiap kegiatan pihaknya menggunakan dana dari hasil iuaran antar perguruan, mulai dari dekor, konsumsi dan perlengkapan yang lain. Tujuannya agar tertanam rasa saling memiliki dan saling membantu.
“Harapan kami kepada Pemerintah Daerah, potensi ini agar betul-betul diperhatikan untuk melestarikan budaya Bangsa.” Harap Aan, biasa ia dipanggil. (Abas)














