![]() ![]() |
| Foto: Dok.Radar-X.net, |
JEMBER – Dugaan ilmu santet kembali memanas di wilayah timur, tepatnya di Dsn. Tegalgusi, Kec. Mayang, Kab.Jember, Jawa Timur. Senin (29/02/2016), Pukul 14.00 s/d 15.15 WIB, telah dilakukan upaya untuk tidak melakukan tindakan anarkis atau melawan hukum. Adapun dugaan ilmu santet ini mengerucut kepada Omay(50), Tani, Dsn. Tegalgusi, Desa Mayang, Kec. Mayang.
Kejadian ini bermula, sekitar warga Tegalgusi, ada yang sakit parah yaitu M. Hodri alias P. Khorit(36), yang aktifitas sehari-hari sebagai wiraswasta/guru ngaji. Hodripun tak kunjung sembuh sampai dibawa pulang kerumah orang tuanya di Maesan, Kab. Bondowoso, untuk dilakukan perawatan lebih lanjut.
Hasil investigasi Radar-X dilapangan, apabila Hodri meninggal dunia, saudara – saudara nya yang ada di Maesan dan warga disekitar lingkungan Dsn. Tegalgusi akan melakukan penyerangan terhadap yang diduga pelaku ilmu hitam. Karena anggapan warga yang bersangkutan telah banyak makan korban di daerah lingk Dsn. Tegalgusi dengan cara menyantet.
Kapolsek Mayang, AKP. Wardoyo, membenarkan kejadian tersebut dan langkah yang dilakukan Polsek akan melakukan mediasi kedua belah pihak, membuat surat pernyataan bersama untuk menjaga tindakan anarkis,” karena urusan santet tidak bisa di buktikan,” pungkasnya, via sambungan telepon, Selasa (01/03/2016), Pukul 08.40WIB.(Han’s)














