BONDOWOSO, radar-x.net – Penyebab Banjir Bandang diduga karena Intensitas tinggi di Hulu Gunung Suket Desa Jampit Kecamatan Ijen Kabupaten Bondowoso dikarenakan sebagian pepohonan gundul akibat kebakaran hutan beberapa waktu yang lalu.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, Rumah dan Bangunan yang terdampak Banjir Bandang tersebut, yakni 21 Rumah Dusun Pesanggrahan Kecamatan Ijen Kabupaten Bondowoso dan 25 Rumah Desa Kalisat Kecamatan Ijen Kabupaten Bondowoso rusak.
Dalam hal ini, Posko Peduli Kemanusian Warga Bencana Banjir yang akan didirikan oleh DPC JPKPN Bondowoso bertempat di rumah dinas Perhutani Kecamatan Ijen Kabupaten Bondowoso.


Upaya dan langkah-langkah yang dilakukan oleh DPC JPKPN Bondowoso untuk Memberikan Bantuan Berupa Sembako, Baju layak pakai dan Selimut untuk Warga yang terkena Dampak Banjir bandang.
Nia, Selaku Ketua Divisi OKK JPKPN Bondowoso mengatakan, pihaknya selalu siap membantu pemerintah untuk menyediakan posko dan bantuan logistik bagi para korban dan pengungsi bencana alam. Menurutnya, hingga kini para korban banjir masih banyak yang berada di area pengungsian karena kondisi tempat tinggal mereka yang belum normal pasca banjir.
“Saya sangat prihatin sekali melihat keadaan korban bencana Banjir Bandang yang mana warga kehilangan Harta Benda dan Beberapa kehilangan Ternak karna terjangan banjir bandang yang terjadi di Sempol Belawan,” ujarnya.
Nia menambahkan, Belum lagi warga yang berada di Daerah Kampung Baru Belawan yang katanya lebih parah lagi. “Kami Selaku Ketua DPC JPKPN Bondowoso, sangat prihatin melihat pengungsi terutama anak-anak yang mengungsi dan kedinginan sepertinya,” ungkapnya. (Nur)














