![]() ![]() |
| Foto: Dok.Radar-X.net, |
JEMBER – Gerhana Matahari yang langka terjadi diseluruh lapisan dunia. Kini terjadi di tahun 2016 ini, masyarakat menyambutnya dengan keyakinannya sendiri sendiri dan menurut agama yang mereka yakini.
Rabu(09/03/2016), Pukul 06.15 s/d 08.30 WIB, bertempat di Masjid Muhammad Chemg Hoo Jl. Hayam Muruk no. 73, Kel. Sempusari, Kec. Kaliwates, Kab. Jember, Jawa Timur. Umat muslim melaksanakan Sholat Gerhana Matahari, dengan diikuti oleh 200 orang Jamaah yang dipimpin oleh H. Mujahied, Imam Sholat Gerhana.
Adapun yang hadir dalam acara ini, 1. Drs. Abdul Muqit Arief (Wakil Bupati Jember), 2. AKBP. Mohammad Sabilul Alif, SIP (Kapolres Jember), 3. Letkol INF. Muhammad Nas, SIP (Komandan Kodim 0824 Jember), 4. Prof. Halim Subahar (Ketua MUI Jember) 5. Drs. Widy Prasetyo, M.Pd (Kapala Bakesbangpol Kab. Jember), 6. Drs. Sigit Akbari (Sekda Kab. Jember), 7. Muspika Kec. Kaliwates.
Sambutan dari Wakil Bupati Jember, mengucapkan terima kasih atas kehadiran Jamaah dan Muslimad dalam rangka Sholat Gerhana, sekaligus pada tanggal 11 Maret 2016 akan dilaksanakan Sholat Jumat berjamaah. Kita akan melihat Gerhana Matahari dan Sholat Gerhana, bagi seluruh masjid-masjid yang di Jember khususnya kami minta bukan hanya tempat ibadah tetapi menjadi sebuah pengikat bagi umat Muslim sehingga meminimalisir perpecahan antar umat, katanya.
Sambutan dari wakil Bupati selesai dilanjutkan dengan Sholat Gerhana Matahari yang di imami oleh H. Mujahied. Dalam tausiyahnya, gerhana Mahari merupakan Fenomena alam yang sudah ada di Bumi dan diciptakan oleh Allah SWT. Terjadinya Gerhana tidak berkaitan dengan Mitos atau Kematian dan Kelahiran atas salah satu Penguasa. Gerhan merupakan tanda-tanda kebesaran Allah SWT untuk memperkuat imam kita kepada-Nya, paparnya.
Sementara, Sholat Gerhana Matahari dan tausiyah usai, semua jemaah yang hadir bersama
sama melihat kejadian Gerhana Matahari dengan alat seadanya.(Heru/Dra)
sama melihat kejadian Gerhana Matahari dengan alat seadanya.(Heru/Dra)














