BeritaHukum

Bank Multindo Cabang Jember, Resmi Dilaporkan LSM-KPK ke Polda Jatim

×

Bank Multindo Cabang Jember, Resmi Dilaporkan LSM-KPK ke Polda Jatim

Sebarkan artikel ini
Tanda Bukti Lapor Pihak Korban Samhori
Tanda Bukti Lapor Pihak Korban Samhori, Foto: Zacky
SURABAYA – Kasus perampasan yang dilakukan oleh pihak Multindo Auto Finance minggu lalu, terus dijalankan oleh Lembaga Swadaya Masyarakat – Komunitas Pemantau Korupsi (LSM-KPK). LSM ini secara resmi mendampingi korban perampasan pihak Multindo.
Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, Korban Samhori (48), yang berdomisili di Desa Ledokombo, Kec. Ledokombo, Kab. Jember, Jawa Timur. Mengambil Kredit kendaraan Truck Mitsubishi dengan kontrak kredit selama 4tahun. Uang Muka diberikan di awal Rp. 50 juta, angsuran sebesar lima juta tujuh ratus lima ribu rupiah. Singkat cerita, angsuran ke-16 pihak Samhori mengalami keterlambatan selama 2 bulan. Lalu dirampas secara paksa di Jln. Raya Desa Jabon, Kec. Mojoanyar, Kab. Mojokerto.
Kamis (14/04/2016), Pukul 11.45 WIB, LSM-KPK secara resmi melaporkan kasus dugaan pidana perampasan oleh pihak Multindo Auto Finance ke Mapolda Jawa Timur, dengan Tanda Bukti Lapor (TBL) No: TBL/426/IV/2016/UM/JATIM dan laporan polisi nomor: LPB/426/IV/2016/UM/SPKT Polda Jatim.
Dijelaskan oleh Ketua Umum LSM-KPK, Subhan Adi Handoko, SH., “Kami akan kawal terus korban perampasan atas nama Samhori yang dilakukan oleh Multindo cabang Jember.  korban ini orang miskin mas, kami wajib untuk membantu dia untuk mencari keadilan ke semua pihak terkait,” jelas pria kulit putih ini.
Subhan menambahkan, “Perampasan ala begal dijalan tidak dibenarkan, biarkan proses hukum yang akan menentukan,” imbuhnya kepada Radar X di ruangan SPKT Polda Jatim.
Ditempat yang sama, Samhori, korban perampasan menyampaikan, saya kecewa dengan Multindo. Muro-muro mobil saya di rampas begitu saja, itu mobil buat keluarga saya cari makan mas” ungkapnya.
“Untung ada LSM-KPK, sehingga saya bisa melaporkan kejadian tersebut sampai ke Polda Jatim, saya gak bayar walaupun pakek jasa LSM bahkan untuk ke Polda saja bensin dan makan ketua LSM KPK yang tanggung”, ujar Samhori.
“Saya sangat berterimakasih atas bantuan LSM-KPK ini, atas perantaranya mungkin saya selaku orang miskin masih punya harapan untuk hak saya kembali,” tutup Samhori. (zakky)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Seedbacklink affiliate

You cannot copy content of this page