BeritaEkonomi

Kisah Miris, Nenek Jalani Hidup Sebatang Kara Di Gubuk Bambu

×

Kisah Miris, Nenek Jalani Hidup Sebatang Kara Di Gubuk Bambu

Sebarkan artikel ini
Kisah Miris, Nenek Jalani Hidup Sebatang Kara
Nenek Asma saat Di Kediamannya, Foto : Nuzul
BONDOWOSO – Kisah miris seorang nenek tua yang
tinggal digubuk sebatang kara, ia biasa disapa nenek Asma (70) yang
sehari-harinya hanya seorang penjual keripik singkong di Desa Sumber Anyar,
Rt.05 Rw.03 Kec. Maesan, Kab. Bondowoso, Jawa Timur.
Nenek Asma(70) saat di
temui radar-X di rumahnya, rabu (27/04/2016), menceritakan, “Sejak dari dulu saya
tidak pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah nak,” untuk memenuhi kebutuhan
hidup sehari-hari, saya cuma berjualan keripik singkong dan penghasilan saya hanya sekitar 10 ribu rupiah itupun tidak tiap hari, kadang dalam tiga hari dapat
penghasilan segithu. Ungkapnya sambil meneteskan air mata.
Kisah Miris, Nenek Jalani Hidup Sebatang Kara Di Gubuk Bambu
“Saya dirumah ini hanya tinggal sendirian, tidak punya anak
ataupun suami,” kerabatpun juga tidak ada. Saya berharap di usia yang sudah
semakin tua ini, saya mendapatkan perhatian atau bantuan dari pemerintah  untuk mengurangi beban kehidupan saya
sehari-harinya. Tambahnya dengan nada sedih.
Hal senada juga disampaikan oleh salah satu warga yang
tinggal tidak jauh dengan nenek Asma, “Nenek Asma itu memang giat bekerja mas,” soalnya
dia tidak punya suami dan anak maupun keluarga yang lain, sehari-harinya dia hanya
berjualan keripik singkong. jelasnya.
Berdasrkan pantauan radar-X, nenek Asma(70) seorang tuna
netra tinggal di gubuk bambu hanya sebatang kara, tidak ada sanak family yang dapat memperhatikan dalam kehidupannya. (Hos/Nuzul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Seedbacklink affiliate

You cannot copy content of this page