![]() ![]() |
| Foto : Rul |
JEMBER – Sangat ironis sekali, karena kualitas Raskin tidak sesuai mutu standart dari pemerintah, warga Desa Jubung, Kec. Sukorambi, menolak untuk di distribusikan kepada warga, apalagi ini kejadian kedua kali di Jubung, dalam dua tahun terakhir ini.
Sebanyak 480 Sak, yang akan disalurkan di beberapa Dusun yang di koordinir petugas RT yang telah antri sejak pagi hari, karena ada kendala tersebut sehingga penyaluran kepada warga sedikit terganggu. Senin (06/06/16).
Edi, Pengurus LPM Desa Jubung mengatakan, “Raskin ini memang untuk saudara kita yang miskin, akan tetapi bukan terus di kasih kualitas yang seperti ini hancur dan tak layak di konsumsi, ini kan telah di subsidi dari pemerintah, malah seharusnya Bulog bertanggung jawab dan diganti.” ujarnya
Kasus ini kalau tidak salah yang kedua kalinya, “Saya berharap jangan sampai terjadi lagi kasus seperti ini di kirim beras yang kualitasnya hancur seperti beras menir.” Imbuh Edi lebih lanjut
Secara terpisah, kepala Bulog ketika mau di konfirmasi di kantor terkesan menghindar, bahkan Humas Bulog yang sempat ketemu di pos depan juga meninggalkan tempat dan tak kembali, cuma securiti mengatakan, tidak tahu Kasub, Bulog dan Humas tadi kok telah tidak ada di ruangan kantor.” terangnya securiti dilokasi
Widodo, Kabag perekonomian pemkab mengatakan. “Seharusnya Bulog mengirim beras kualitas standart sesuai anjuran dari pusat, dan kualitas yang telah di tetaplan pemerintah, bukan seperti ini berasnya hancur dan tak layak konsumsi.” ujarnya
Biasanya ada temuan seperti ini cepat di laporkan dan akan diganti dengan yang lebih baik lagi, apalagi kan ada petugas dari Bulog sendiri. “Nanti saya mau koordinasi dengan Bulog, padahal kita sering komunikasi terkait beras Raskin dibawah.” Tandas Widodo
Pantauan di lapangan, beras sebanyak 480 Sak ini ditolak oleh para ketua RT sebagai kepanjangan dari penerima Raskin.(Rul)















