BeritaBudayaTerbaru

DPC IPI Bondowoso Gelar Jalan Jalan Santri Bersarung

161
×

DPC IPI Bondowoso Gelar Jalan Jalan Santri Bersarung

Sebarkan artikel ini

BONDOWOSO, radar-x.net – Ribuan santri Madrasah Diniyah (Madin), Taman Pendidikan Al-qur’an (TPQ) dan Pondok Pesantren serta masyarakat sekitar meriahkan maulid Nabi Muhammad SAW dan peringati Hari Santri Nasional (HSN) di lapangan Desa Sumbersari Kecamatan Maesan dengan Jalan-Jalan Santri (JJS) sarungan, sekaligus penyerahan simbolis Kartu BPJS Ketenagakerjaan yang diselenggarakan oleh DPC Ikatan Pesantren Indonesia (IPI) Kabupaten Bondowoso bekerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan. Minggu, 24/11/2019.

Hadir dalam acara, Bupati Bondowoso yang diwakili oleh Agus Suwarjito Asisten II, Dodo Suharto Deputi direktur Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jawa Timur, Edy Suryono Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jember, Sasongko Adji Kepala BPJS Ketengakerjaan KCP Bondowoso, KH. Mahrus Ali Ketua DPC IPI Sibtubondo serta para Pengurus Yayasan se-Kecamatan Maesan dan sekitarnya.

Ketua Panitia Muhammad Hidayah, dalam sambutannya mengatakan, dengan kegiatan ini diharapkan dapat membangkitkan kembali santri Indonesia. “Karena Indonesia dibebaskan dari penjajah oleh santri pada 10 November dilatar belakangi dengan Resolusi jihad 22 Oktober,” ujarnya.

Dijelaskannya, bahwa Jalan-Jalan Santri menggunakan sarung dan berkopyah, ini merupakan suatu tanda bahwa seorang santri mempunyai ciri khas sendiri dan itu adalah identitas santri.

“Meski pakaian sarung. Namun jasa santri kepada Bangsa ini cukup besar dan terbukti, yakni andilnya dalam kemerdekaan NKRI,” ungkap Ust. Hidayah, biasa ia disapa yang juga Ketua DPC IPI Bondowoso.

Pihaknya berharap kedepannya Pemerintah Bondowoso, iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi tenaga pendidik dilingkup Yayasan Pendidikan Islam dapat dibiayai oleh APBD.

Sementara Dodo Suharto, apresiasi kepada DPC IPI Bondowoso yang telah sudi membantu BPJS Ketenagakerjaan untuk menjalankan tupoksi yakni memberi perlindungan jaminan kesehatan pekerja, dalam hal ini para tenaga pendidikan yang ada di lingkup Yayasan Islam mulai dari Madin, TPQ. Tidak hanya itu, namun BPJS Ketenagakerjaan merupakan badan hukum publik yang bertugas melindungi seluruh pekerja.

Ia juga berharap, kedepannya Bondowoso bisa seperti kabupaten tetangga yakni Jember yang mana telah mendapatkan Paritrana dari Presiden Joko Widodo sebagai kabupaten penyelenggara program jaminan sosial ketenagakerjaan dengan baik.

Sementara, Bupati Bondowoso KH. Salwa Arifin dalam sambutannya yang disampaikan oleh Agus Suwarjito Asisten II, di era global ini tentu daya saing semakin ketat, santri juga harus cepat berevolusi mengikuti perkembangan jaman.
Santri juga harus menyiapkan diri dengan potensi dan daya saing teknologi, menjadi santri kekinian yang tidak hanya memiliki ilmu agama. Namun juga memiliki ilmu keterampilan.

“Saya mengajak kepada para santri agar terus belajar untuk mempersiapkan diri sehingga kelak menjadi santri yang berakhlaq mulia. Tentu saja harapannya cinta tanah air,” ucap Agus Suwarjito.

“Karena sebagai generasi penerus Bangsa yang berkualitas, santri adalah individu yang memiliki dedikasi tinggi yang siap menjawab tantangan global dan mampu menyelaraskan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.” Paparnya. (Abas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Seedbacklink affiliate

You cannot copy content of this page