![]() ![]() |
| kades perangusan dan kegiatan yang di duga kkn juga pemberitaan yang berkali-kali di media cetak tentang dugaan korupsi. |
ACEH, Singkil – Menurut laporan masyarakat melalui beberapa puluhan media cetak yang beredar tentang kinerja desa kampong perangusan kemukiman punaga kecamatan gunung meriah kabupaten Aceh Singkil tentang penyalah gunaan anggaran PnPm – BKPG juga dana desa Ta 2015 dan sampai saat ini di Ta. 2016 tanpa musyawarah kegiatan secara terbuka.
Berdasarkan tanggapan, Ketua LSM-KPK Nusantara, Aceh Pantai Barat Selatan. Raja Aceh, meminta kepada pemerintah yang terkait segera turun langsung bersama masyarakat ke desa perangusan tentang dugaan yang menimbul sarat KKN yang merugikan Negara, KHususnya instansi dinas terkait, tentang pengguna Anggaran Dana Desa(ADD) yang bermasalah harus ada ketegasan dan bila perlu di bawa kerana hukum, karna dana desa tersebut bukan uang keucik/kades tapi melainkan uang Negara untuk memakmurkan dan sejahterakan rakyat. Jum’at (23/09/2016)
Bila pemerintah bagi dinas terkait tidak serius menangani hal tersebut, maka LSM-KPK Nusantara, yang akan melaporkan kepada penegak hukum NKRI, Bila keucik yang menyelewengkan dana desa, penggelembungan dan pemborosan membuat APBKam, maka kami akan croscek, maka sedemekian seluruh kepala desa jangan main-main dengan menggunakan dana desa tersebut,” jelas Raja Aceh.
Menurut hasil investigasi media ini beberapa hari yang lalu di desa perangusan tentang pembangunan fisik seperti parit beton dan pembangunan PAUD dan POSYANDU satu atap menurut masyarakat desa perangusan tidak ada musyawarah kegiatan ftsik secara teransparansi dan juga kaor pembangunan belum lama pindah.
Desa Perangusan yang sudah di angkat menjadi perangkat desa Perangusan, ini di duga kepala desa Perangusan ada unsur tertentu, dan masyarakat bersama LSM KPK Nusantara, meminta kepada pemerintah segera mengusut kinerja kepala desa Perangusan, Datok tinambunan di curigakan semenjak kepemimpinannya yang menggunakan uang negera seperti PNPM-BKPG dan dana desa segera di usut.(TRA)















