![]() ![]() |
| Foto: David |
Apalagi, oknum PNS UPTD pendidikan Tegaldlimo bidang DPK TK II Pertiwi di kecamatan Tegaldlimo tidak pernah menepati janjinya setelah menikahi istri keduanya. “Saya dan keluarga kecewa dan sakit hati bila di permainkan begini,sudah di bohongi dan ditelantarkannya selama 7tahun,” ujar Indah pada awak media Minggu (22/9) sekitar Pukul 13.00 WIB.
Menurut Indah, suaminya ‘RD'(inisial-red)(49), juga guru PNS DPK TK II Pertiwi Kecamatan Tegaldlimo. Namun RD lebih memilih menghabiskan gajinya untuk istri tua nya. “Kami pisah ranjang sudah 7 tahun, sejak itu dia gak ada ngasi uang untuk belanja dan keperluan rumah tangga, yang janjinya di bagi sama,” ujar Indah kepada beberapa wartawan.
Diakuinya, suaminya tidak pernah memberikan gaji PNSnya sejak dirinya menikah tahun 2009 lalu. Bahkan dirinya tidak mengetahui jumlah gaji suaminya. “Tidak usah ngasi uang belanja, gajinya saja aku tidak tau,berapa dan kemana arahnya juga tidak tahu.” Papar wanita berambut pirang ini.
Saat ini, Indah terpaksa pulang ke rumah orangtuanya, sementara suaminya RD tinggal di rumah miliknya beserta keluarganya mereka.
“Aku ditelantarkan dan tinggal di rumah orangtua,sementara dia tinggal dengan istri tuanya dan orang tuanya,” ungkap indah dengan kesal.
Dikatakannya, “saya minta agar saya di ceraikan karena saya sudah kecewa dan jengkel karena RD menghina keluarga kami lewat SMS mengatakan keluarga orang tak berpendidikan,” terangnya.
Saat di konfirmasi ke rumahnya RD. Ironisnya, beberapa wartawan di bohongi dan di usir karena enggan di temui.
Yayak salah satu dari Media HNN mengatakan, “saya akan melaporkan Ridi ke pihak-pihak terkait, karena sudah membohongi dirinya dan teman-teman media yang hendak konfirmasi dengan perkataan salah alamat dan salah orang,” ungkapnya.
![]() ![]() |
| Bukti Surat Nikah Antara Indah Dan RD, Yang Menikah Tahun 2009 Lalu |
Sementara itu, kepala UPTD pendidikan Tegaldlimo, Bambang, mengatakan, “saya akan memanggil RD atau yang bersangkutan untuk menyelesaikan masalah ini dengan bijaksana, saya sebagai kepala UPTD pendidikan kecamatan tegaldlimo mohon maaf bila tindakan anak buahnya yang bersikap tidak mengenakan kepada pihak media,” ujarnya, saat ditemui dikantornya.
“Bila RD tidak bisa di atur secara baik-baik maka saya serahkan ke Dinas Pendidikan untuk di tindak lanjuti”. Pungkasnya. (Dafid, Kontributor Berita)















