![]() ![]() |
| Foto : Sukri, |
BONDOWOSO – Dalam rangka memperingati hari santri Nasional, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Bondowoso menggelar Kegiatan JJS (Jalan-jalan Sarongan) Sambil Berdzikir, di depan Gerbong Maut Kabupaten Bondowoso. Jum’at (22/10/2016).
Jalan jalan Sarongan(JJS) ini, merupakan salah satu kegiatan yang cukup unik, yang mana seluruh peserta mengenakan sarung, selain menunnjukkan kreadibilatasnya sebagai seorang santri, acara ini cukup memeriah yang diikuti oleh masyarakat Kabupaten Bondowoso khususnya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta Jalan-jalan Sarongan di lepas oleh Bupati Bondowoso, Drs. H. Amin Said Husni, bersama seluruh jajaran Forpimda Kab. Bondowoso, pukul 07.00 WIB.
Dalam sambutannya, Bupati Bondowoso menyampaikan bahwa, “sarung kerap diasosisasikan dengan santri, begitu sebaliknya namun santri bukan sekedar sarung tetapi santri adalah jiwa dan semangat untuk setia menjaga ajaran agamanya dan menjaga keutuhan NKRI.” Tuturnya.
Pantauan radar-x.net dilapangan, ratusan Tim Keamanan Gabungan Dari Jajaran Polres Bondowoso, Kodim 0822 Bondowoso, Dishub dan Satpol PP, juga ikut berpartisipasi dalam mengamankan Kegiatan JJS (Jalan-jalan Sarongan) tersebut.
Sementara, Kapolres Bondowoso, AKBP Afrisal SIK., melalui Wakapolres Bondowoso, Kompol Kukuh S. Kurniawan, berharap selama pelaksanaan JJS berlangsung, tidak sampai muncul gejolak yang berakibat fatal terhadap suksesnya acara JJS tersebut.
“Selama JJS berlangsung, lokasi harus steril, jangan sampai ada gejolak yang mengganggu jalannya JJS.” Tandas Wakapolres, kepada Radar-X, di lokasi.
Ratusan personel tersebut berpencar dibeberapa lokasi yang dinilai rawan, termasuk pengamanan di lokasi start, di sepanjang rute JJS dan tempat Penyerahan Kupon.(Sukri)
















