![]() ![]() |
| Foto : Abas, |
BONDOWOSO – Kegiatan sosialisasi merupakan salah satu program kerja dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata. Dalam upaya menjaga dan melestarikan adat budaya masyarakat Kab. Bondowoso serta sebagai media diskusi antara pemerintah dan tokoh masyarakat dalam menyelesaikan bebagai masalah yang terjadi dalam masyarakat terutama yang berkaitan dengan adat budaya, nilai dan norma dalam masyarakat.
Kali ini Pemerintah kecamatan Tlogosari, menggelar Sosialisasi tentang pelestarian budaya lokal, yang dihadiri oleh karang Taruna, jajaran Pemerintah se kecamatan Tlogosari, serta tokoh adat dan budaya. Kamis (20/10/2016) pukul 09.30 WIB.
Dalam sambutannya, Dodik, Camat Tlogosari, menyampaikan, bahwa di tengah lajunya perkembangan zaman tak dapat dihindari adanya pergeseran nilai-nilai adat dan budaya dalam masyarakat, untuk itu perlu disadari bersama bahwa pelestarian dan aktualisasi adat dan budaya daerah sangat besar manfaatnya bagi kelangsungan hidup generasi muda saat ini dan dimasa yang akan datang.
Dikatakannya, dimana potensi adat dan budaya suatu daerah wajib dikembangkan dan dilestarikan sebagai warisan leluhur yang dapat dijadikan kebanggaan terutama dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi promosi pariwisata daerah, sesuai visi dan misi pemerintah daerah Kab. Bondowoso.
Hal senada juga di sampaikan oleh, Arif, dari Bidang Promosi Dinas Pariwisata, bahwa nilai budaya merupakan salah satu unsur penting yang perlu di lestarikan dan dipertahankan sebagai media kebersamaan atas keberanekaragaman etnis suku dan budaya masyarakat yang ada di Kab. Bondowoso.
Ditambahkannya, dalam konteks ini perlu adanya revitalisasi dan reaktualisasi nilai-nilai adat dan budaya baik melalui kajian seminar dan juga sosialisasi serta melalui pengembangan perpustakaan dan sanggar-sanggar seni budaya secara berjenjang mulai dari desa hingga kecamatan. Dan juga menciptakan regulasi yang dapat dijadikan payung hukum bagi pelestarian adat dan budaya yang telah ada.
“Untuk itu beliau mengharapkan melalui kegiatan ini akan dapat melahirkan rumusan program dan kegiatan yang spesifik dan aktual bagi implementasi pelestarian nilai adat budaya daerah dimasa yang akan datang. Dimana dengan adanya kegiatan ini kepada para tokoh pemuka adat yang ada di Kab. Bondowoso akan mampu mengaktualisasikan dan mengimplementasikan serta mempublikasikan segala nilai adat budaya yang telah ada sehingga dapat lebih dipahami oleh masyarakat luas,” terangnya.
Selain itu, kegiatan ini sangat tepat dan penting bagi daerah ini, “karena saat ini Kab. Bondowoso sudah menjadi salah satu daerah tujuan wisata dunia dengan keberadaan cagar alam Batu So’on di Kec. Creme, yang tentunya akan lebih lengkap jika didukung dengan adat dan budaya masyarakatnya. Dan harus di akaui bahwa seni budaya serta potensi alam yang ada di daerah ini menjadi sumber pemasukan terbesar bagi daerah untuk itu perlu adanya rumusan yang jelas terhadap adat budaya Kab. Bondowoso yang nantinya dapat dijadikan ikon daerah Kab. Bondowoso.” Pungkasnya. ( Abas )
















