Agro BisnisBerita

Indhi Wulandari, Pencetus Ublank (Udeng Blangkon) Sebagai Icon Kota Jember

×

Indhi Wulandari, Pencetus Ublank (Udeng Blangkon) Sebagai Icon Kota Jember

Sebarkan artikel ini
Indhi Wulandari, Pencetus Ublank (Udeng Blangkon) Sebagai Icon Kota Jember
Indhi Wulandari, Pengusaha Batik Notonegoro (Foto:Bagus) 

JEMBER – Sukses dengan memperkenalkan produksi Batik lokal asli kota Jember ke berbagai kalangan, Indhi Wulandari, Srikandi cantik ramah dan bersahaja. Ia selaku pemilik “BATIK NOTOHADINEGORO”, kembali membuat gebrakan besar bersama BPC HIPMI Jember. Membina calon-calon wirausahawan muda kreatif.

Semenjak bergabung dengan BPC HIPMI nama Indhi Wulandari makin meroket dengan hasil karyanya Batik Notonegoro. Disamping itu, ia juga sering menggelar berbagai event pelatihan kewirausahaan, baik dikalangan Mahasiswa maupun Instansi dan masyarakat umum.
Dengan memotivasi dan memberikan pelatihan dibidang perbatikan untuk Mahasiswa melalui program studi (Prodi) Ekonomi Syariah, Fakultas Ekonomi Bisnis Islam (FEBI) di IAIN Jember.

Dihadapan kurang lebih 100 Mahasiswa, Indhi memberikan contoh dan praktek lapangan untuk mengimplementasikan teori mata pelajaran perkuliahan kewirausahaan yang berada di kampus tersebut. 
Dirinya mengaku, “Berbagi ilmu dengan adik-adik Mahasiswa IAIN Jember, agar bagaimana mereka paham dan mengerti tentang proses pembuatan Batik, dan juga strategi menguasai daya beli pasar terhadap produk lokal. Selain itu, saya juga memberikan wawasan bagaimana menjadi calon-calon wirausahawan muda khususnya dibidang usaha batik mas,” ungkap Indhi Wulandari, saat ditemui team Radar-X.

Menggembangkan jiwa-jiwa kewirausahaan bagi kaum muda ini semakin besar, sejak Indhi menghadiri mengikuti pelatihan ‘ LEMHANAS ‘ selama kurang lebih 10 hari waktu itu di Jakarta. Indhi Wulandari, bersama Ketua Umum BPC HIPMI Jember, Agusta Jaka, mewakili teman-teman BPC HIPMI Jember, berkumpul bersama dengan para pengusaha se Indonesia.

“Kegiatan pelatihan ‘ LEMHANAS ‘ kemarin banyak memberikan manfaat dan keuntungan mas, sebagai pengusaha muda, kita dituntut wajib memiliki rasa kebangsaan, artinya para pengusaha muda dituntut untuk memberikan sumbangsih nyata kepada negara dan bangsa, untuk terus berproses mencetak wirausahawan muda kreatif handal dan cekatan sebagai aset bangsa,” terang Indhi.
Selain itu, kami juga dituntut bisa berinteraksi sosial dengan media komunikasi, baik media cetak, Televisi, termasuk mas-mas dari Radar-X ini,” tandasnya, sambil menepuk pundak kami.
Dikatakannya, bahwa dirinya bersama HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia) Jember, bertekad akan mengembangkan semua potensi dan budaya lokal agar terus maju dan semakin berkembang, supaya batik Jember khususnya ” Batik Notonegoro ” menjadi salah satu destinasi wisata kebanggaan kota Jember tercinta.

“Karena tantangan kedepan semakin besar dan berat mas, kita harus berkarya dan berinovasi agar bisa bersaing dengan daerah lain. Sedangkan keistimewaan “Batik Notonegoro”, memiliki keunikan yang khas dan tidak dimiliki oleh batik daerah lain. Corak dan motif Tembakau, kopi, karet, dan tebu akan menjadi pilihan masyarakat dan wisatawan asing yang hadir ke Kota Jember.” Pungkas Indhi.

Sukses buat Indhi Wulandari, dengan Batik Notonegoro, sekaligus juga pencipta ide UBlank atau Udeng Blankon, yang saat ini menjadi ikon kota Jember.(Bagus WW)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Seedbacklink affiliate

You cannot copy content of this page