![]() ![]() |
| Foto : Rull, |
JEMBER – Dalam rangka pelaksanaan Pekan olahraga pelajar daerah (Popda) Jatim XI di Jember, 1 – 6 Nopember 2016, Pemerintah Kabupaten(Pemkab) Jember, memakai dana hibah Koni sebesar 1,5 M peruntukannya untuk 14 cabor yang di pertandingkan dalam Popda tersebut, karena pelaksanaan waktunya telah mendekati dan tak mungkin menunggu anggaran P APBD 2016 yang sampai saat ini belum ada kejelasan.
Dalam Popda ini Bupati Jember, dr. Faida menargetkan urutan 5 se Jawa Timur, hal tersebut di sampaikan di depan para atlit semua cabor yang jumlahnya ratusan dan pelatih dari 14 cabor yang di pertandingkan dalam pekan pelajar ini, yang rencananya hari ini (Sabtu,red) semua venue mau di tinjau Bupati, hal ini disampaikan di aula Pemkab. Jum.at (28/10/16)
Bupati Jember, dr Faida M Mr mengatakan, “dalam rangka mendukung pelaksanaan Pekan olahraga pelajar daerah(Popda) Jatim XI, 1 – 6 Nop 2016, maka di ambil jalan tengah dengan memakai dana hibah Koni sebesar 1,5 M, hal ini di lakukan mengingat waktu pelaksanaan tersebut telah tinggal berapa hari saja, supaya dalam pelaksanaan Popda tersebut lancar dan aman tak ada kendala di lapangan,” tegasnya.
Ia menambahkan, semua telah kita kordinasikan dengan jajaran terkait, bahkan dengan Kejari juga telah ada komunikasi dan hitam di atas putih telah kita laksanakan sesuai aturan baru yang harus memang kita ikuti, supaya di kemudian hari tak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan.
“Semua sudah tak ada masalah dengan anggaran, dan tinggal pelaksanaan saja, bahkan rencana besok(Sabtu,red) akan cek tempat pertandingan dari cabang olahraga masing-masing, kalau media ingin ikut bisa bersama-sama.” Jalasnya di akhir wawancara dengan media.
Sementara Ketua Koni Jember, Ahmad Halim mengatakan, “dana hibah Koni 1.5 M akan dibuat pelaksanaan Popda yang akan berlangsung 1 – 6 Nopember. Hal ini dilakukan karena waktunya telah tinggal berapa hari. Selain itu, telah ada kordinasi dengan Kejari dan tim anggaran terkait aturan baru tersebut, dan Alhamdullillah tak ada masalah lagi,” tegasnya.
Ditambahkannya, dana hibah Koni tersebut, tak akan mengganggu anggaran cabor yang tercatat di Koni, karena telah dibahas dengan tim terkait lainnya. “Kami kira ini telah tuntas dan tak ada masalah lagi terkait dengan anggaran tersebut.” Pungkasnya.(Rull)















