![]() ![]() |
| Ulfa beserta rombaongan saat mendatangi Polda Metro Jaya (Foto : Bagus) |
JAKARTA – Artis dangdut Andi Ulfa Umar atau yang terkenal dengan nama Ulfa Amoy, mengunjungi Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Minggu (13/11/ 2016) Sore, yang didampingi oleh keluarga serta kuasa hukumnya untuk membuat laporan tentang kasus yang sedang dialaminya saat ini, yaitu tentang fhoto adegan vulgar yang beredar di dunia media social, seperti facebook dan lainnya.
Menurut, Ulfa Amoy, akrab sapaannya menerangkan bahwa dia tidak tahu dan tidak mengenal siapa pelakunya, “saya berharap si pelaku tersebut dapat tertangkap oleh pihak kepolisian, agar tidak ada lagi orang yang menjadi korban seperti saya ini,” ujar ulfa, gadis kehaliran Makassar ini.
Sementara, Azam Khan, SH,, selaku kuasa hukum Ulfa Amoy mengatakan kepada sejumlah awak media, Ulfa Amoy adalah artis dangdut yang mau “naik daun” dan pernah bermain sinetron juga, namun tau-tau sekitar 4 hari yang lalu tiba-tiba ada akun facebook yang masuk, ternyata akun Facebook yang digunakan oleh orang lain yang tidak dikenal dengan membuat akun palsu dan mengatasnamakan nama Ulfa, dan didalamnya terdapat photo-photo yang tidak etis (porno).
“Dalam kasus Ulfa ini, terdapat pelanggaran dalam Pasal 27 ayat (3) UU ITE, dan Pasal 45 Ayat (1) UU ITE, sanksi pidana penjara maksimum 6 tahun atau denda maksimum 1 milyar rupiah”, terangnya.
Ia menambahkan, “jangan sampai ada lagi kasus seperti Ulfa ini, karena itu bisa merusak nama baik seseorang dan membuat orang itu tidak nyaman, saya berharap pihak kepolisian dapat secepatnya membekuk atau menangkap si pelaku agar tidak ada lagi Ulfa-Ulfa yang lain yang menjadi korbannya,” terang Azam.
Ulfa menambahkan, seandainya si pelaku tertangkap, agar tidak mengulangi perbuatannya, “karena ini menyangkut harga diri seorang perempuan, dan bisa merusak nama baik, dan saya berharap kepada pihak kepolisian dan memohon agar secepatnya menangkap si pelaku yang telah membuat perbuatan yang tidak bermoral itu.” Tandas Ulfa.
Selain itu, Andi Besse, bunda dari Andi Ulfa juga mengatakan, ”saya tidak senang akan perbuatan itu yang bisa merusak nama baik keluarga besar bugis-makassar terutamanya, dan akan bisa merusak karirnya yang sedang naik daun itu,” ujarnya. (Bagus WW)
















