BeritaKriminal

Innalillah…!!! Anak Yatim Ini Telah Dirampok

×

Innalillah…!!! Anak Yatim Ini Telah Dirampok

Sebarkan artikel ini
Innalillah...!!! Anak Yatim Ini Telah Dirampok
Zuelen Ahmad Insani, Korban Perampokan (Foto: Iwan) 
KUALA SIMPANG – Zuelen Ahmad Insani lahir di Stabat tahun 1999, ia sekolah di SLB (sekolah luar biasa) kota Kuala Simpang, anak yatim ini, kemarin di rampok oleh penjahat Aceh Tamiang. Pasalnya, akhir-akhir ini Aceh Tamiang sedang digegerkan perampokan dengan bermacam modus.
Ironisnya, Zuelen Ahmad Insani, sering disapa dengan ustad Sani, dalam sehari-harinya, ia mengais rejeki dengan mencari botol bekas dan berniat untuk menaikkan umroh ibunya, anak yatim dari 8 bersaudara ini, sedang asik menaiki sepedanya dikawasan kantor Bupati Aceh Tamiang pukul 16.30 WIB, dan memegang berupa handphone lenovo yang baru 1 bulan dibelinya dikota medan seharga Rp.1,250.000 dengan hasil keringatnya yang sehari hari mencari botol bekas untuk dijual, telah dirampok orang tak dikenal.
Menurut keterangan saksi mata mengatakan, “Zuelen Ahmad Insani, pada Selasa (29/11/16) sore, di ajak dua orang tak dikenal mengendarai sepeda motor merk honda supra x lama dengan les merah, dengan alasan OTK yang mengajak Insani minta antar kewarung untuk membeli air minum, dan Insani pun menaikinya, selanjutnya sepeda yang dipakai oleh Sani, akrap sapaannya ini, ditinggalkan dikawasan kantor bupati.” Ungkap seorang wanita yang tidak mau disbutkan namanya.
Ia menambahkan, tidak lama kemudian ketika berajak di jalan menuju BTN karang baru dekat sawit, Insani diturunkan, dan handphone kesayangan ditangannya diambil oleh dua orang tak dikenal dan melarikan diri.
“Seketika itu, saya sempat mengejar, namun setelah sampai ditempat sunyi, saya yang mengikuti OTK tersebut memukul pakai helm LTD, akhirnya saya pun ketakutan hingga berbalik arah dan pulang kembali kerumah,” jelasnya.
Dengan adanya aksi brutal oleh pemuda tak dikenal, mengegerkan Aceh Tamiang, perampok yang sering terjadi bermacam modus, masyarakat Aceh Tamiang resah dan ketakutan untuk keluar malam.
Sementara itu, masyarakat Aceh Tamiang meminta polisi segera usut tuntas gegernya perampokan yang sering terjadi di Tamiang, jangan tinggal diam, masyarakat menghimbau jangan sampai kejadian sadis seperti perampokan di Medan sudah mencopet, dibunuh hingga ceceran darah berhembur dan tewas.
“Selagi masih ada rampok, segera perampok atau biang kerok tersebut harus ditangkap. Sebab, ini berkaitan dengan kenyamanan warga Aceh Tamiang.” Tandas warga setempat.(M.Iwan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Seedbacklink affiliate

You cannot copy content of this page