BeritaPendidikan

UPTD Botonompo, Tetap Kosisten Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan

×

UPTD Botonompo, Tetap Kosisten Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan

Sebarkan artikel ini
UPTD Botonompo, Tetap Kosisten Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan
H. Sahabuddin, Kepala UPTD Botonompo (Foto:Muldhani)
GOWA, SULSEL – Unit Pelaksanaan Teknik Dinas(UPTD) pendidikan pemuda, olahraga kecamatan Bontonompo kabupaten Gowa, Drs. H. Sahabuddin yang diamanahi jabat sebagai kepala UPTD, tetap konsisten untuk terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan apalagi sekolah dasar yang ada di Bontonompo.
Dikatakanya, dalam meningkatkan mutu pendidikan yang harus dilakukan di setiap sekolah yang ada di Bontonompo, hal yang paling penting adalah tingkat kedisiplinan baik itu guru maupun murid, karna kunci keberhasilan dimulai dari faktor kesadaran, keinginan, dan pengabdian.
H. Sahabuddin menambahkan, bahwa pentingnya kesadaran dimulai kepala sekolah, guru, dan murid akan pentingnya kedisiplinan, terus keinginan harus ada, bahwa murid benar-benar ingin belajar karena di Kab. Gowa, program pendidikan tidak di pungut biaya, mulai sekolah dasar(SD), SMP, sampai tingkat SMA/SMK gratis.
“Nah disini hampir di setiap sekolah di Bontonompo mempunyai guru bantu/honorer yang rela mengabdi walau tunjangan gaji tidak sebanding dengan pengabdian, itu pun disesuaikan dengan dana BOS(bantuan oprasional sekolah) di setiap sekolah.” Ungkapnya, saat ditemui RADAR-X di kantornya.
Ditempat terpisah, AKP Abd. Rahman SH., mengatakan, untuk kedisiplinan siswa yang ada di Bontonompo dalam pembinaan siswa yang berkeliaran pada jam pelajaran tentunya peran serta harus dilibatkan aparat kepolisian. “Saya yang sudah kurang lebih 2 tahun menjabat kapolsek Bontonompo bersama personil terus berupaya melakukan patroli bagi siswa-siswi yang berkeliaran diluar sekolah pada jam belajar akan di bina oleh pihak polsek kenapa sampai di luar sekolah.” Ujarnya.
Ia menambahkan, “Selama ini, siswa yang kedapatan di Bontonompo oleh tim patsis patroli siswa luar sekolah, kebanyakan siswa bukan berasal dari Bontonompo yang biasa membuat ulah hingga bentok antar siswa, maka nya kita lakukan dibawah ke polsek untuk di data dan dikembalikan ke guru BK di masing-masing sekolah, antisipasinya seperti itu.” Terang kapolsek saat di temui RADAR-X di warung kopi.(Muldhani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Seedbacklink affiliate

You cannot copy content of this page