BeritaPemerintahan

Nasionalisme Bupati Banyuwangi Layak Dipertanyakan, Pakai Pita Merah-Putih Dalam Keadaan Terbalik

×

Nasionalisme Bupati Banyuwangi Layak Dipertanyakan, Pakai Pita Merah-Putih Dalam Keadaan Terbalik

Sebarkan artikel ini
Nasionalisme Bupati Banyuwangi Layak Dipertanyakan, Pakai Pita Merah-Putih Dalam Keadaan Terbalik
Bupati Banyuwangi Saat Memakai Peci Hitam Dengan Pita Merah Putih Yang Terbalik
BANYUWANGI – Lambang bendera Merah Putih yang menjadi kebesaran bangsa Indonesia, bukan hal yang sepele memakai atribut merah putih karena didalam warnanya mengandung arti filosofi yang sangat tinggi. Perjuangan para pejuang kemerdekaan layak di agungkan oleh seluruh kalangan anak bangsa. Apalagi sebagai publik figur, yang segala tingkah lakunya patut memberikan contoh untuk masyarakatnya.

Seperti, yang dilakukan bupati Banyuwangi menuai kritikan pedas dan hujatan dari berbagai kalangan akibat dia salah dalam memakai pita merah putih dalam keadaan terbalik yang disematkan di peci kopyahnya saat menghadiri festival tari capung yang digelar di Taman Blambangan beberapa waktu yang lalu.

Orang nomer satu di kabupaten Banyuwangi itu, tertangkap kamera sedang berjalan ditengah warganya dengan memakai setelan atasan putih bercelana hitam dan memakai peci kopyah dikepalanya yang terdapat pita merah putih dalam keadaan terbalik yang anehnya warna putihnya diatas dan warna merahnya dibawah.

Kekecewaan yang mendalam disertai kecaman tegas salah satunya datang dari M.Yunus Wahyudi yang merupakan Ketua KPJ Laskar Putih dan juga tokoh pemuda kabupaten Banyuwangi.

Dalam statmennya, Yunus menyebutkan jika apa yang dilakukan oleh Abdullah Azwar Anas sebagai seorang bupati sangat tidak bisa ditolerir dan sangat memalukan rakyat Banyuwangi karena hal itu selain menampakan kebodohan dan kekonyolan juga merupakan takdir tuhan atas semua tindakan bupati Anas yang telah menipu rakyat Banyuwangi selama ini dengan pesonanya saat berinfotaiment ria.

“Anas sangat pintar bersandiwara, dia bisa tampil bak dewa namun sebenarnya berkelakuan raksasa durjana yang rakus akan harta dan kekuasaan dalam beberapa event-event Banyuwangi itu hanyalah tipu muslihat yang dilakukan oleh anas kepada rakyat Banyuwangi”, ujar yunus saat ditemui wartawan dari berbagai media.

Saya mempunyai banyak bukti untuk memenjarakan dia, dan jika bukti-bukti saya tidak benar silahkan Anas atau pihak-pihak lain yang tidak terima melaporkan saya, demi kebenaran dan rakyat Banyuwangi saya siap di penjara”, tambahnya dengan nada keras.

Masih menurut Yunus, sebenarnya masih banyak kesalahan-kesalahan bupati Anas yang jelas-jelas dibuat Tuhan untuk menunjukan siapa sebenarnya jati diri Anas,” kita hanya tinggal tunggu waktunya saja bupati Anas akan terjungkal habis karena perbuatannya sendiri”,pungkas yunus seraya tertawa dan berpamitan kepada wartawan yang menemuinya siang itu, Jum’at(2/12/2016). (Dafid Firmansyah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Seedbacklink affiliate

You cannot copy content of this page