MEDAN, radar-x.net – Forum Komunikasi Mahasiswa Minang se Kota Medan bersatu gelar silahturahmi bersama DPP – AMMI
(Dewan Pimpinan Pusat – Aliansi Muda Minang Indonesia).
Silahturahmi ini di gelar tepatnya Minggu 13 Oktober 2019 malam, di Cafe Koboy, Jl. Bromo, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara. Turut hadir dalam silahturahmi tersebut IKAMMI UINSU, IMIB USU dan IMSB AKPAR.
Kepada awak media Ketum IKAMMI UINSU, Ilham Effendi mengatakan kedatangan dirinya bersama Ketum IMIB USU, Sabran, dan Ketum IMSB AKPAR, Beben ini terkait tindak lanjut dari Mahasiswa Minang tentang dugaan terkotak-kotaknya masyarakat Minang Kabau di Kota Medan ini khususnya.
“Kita ketahui orang-orang Minang itu terkenal dengan kekerabatannya, sayang itu tidak kita jumpai di Kota Medan,” kata Ilham.
Ilham juga menambahkan sudah saatnya seluruh Masyarakat Minang, baik itu Mahasiswa, Masyarakat, Aktivis, Pejabat yang berasal dari Minang bersatu padu kembali,
hidupkan Raso Jo Pareso, sesamo Kito dari tanah Bundo
“Kito banyak tapi indak di perhitungkan dalam segi Apo pun di rantau iko, oleh karano itulah kami Silahturahmi ke DPP -AMMI, sembari mencaritokan kegelisahan kami, Anak-anak, Cucu, Kamanakan, Adiak dari Uda-Uda yang berado,” keluh Ilham dengan bahasa Minang.
Sementara itu Ketum DPP – AMMI, Ali Zamar Sikumbang dari pantauan awak media sangat menyambut baik kedatangan Adik-adik Mahasiswa Minang.
“Ini harus kita Apresiasi, dan saya bangga, hal semacam ini harus kita perjuangkan, tinggal sekarang Adik-adik Mahasiswa Minang saja maunya seperti apa, yang jelas Kami dari DPP AMMI, siap menjembantani Adik-adik Mahasiswa Minang untuk berjumpa dengan Ninik Mamak kita yang ada di Sumatera Utara ini,” Jelas Ali Zamar Sikumbang.
Tidak itu saja, turut hadir dalam silahturahmi tersebut, Mulya Koto yang diketahui sebagai Aktivis Anti Korupsi dari Timsus DPP LSM KPK (Komunitas Pemantau Korupsi ) Nusantara dan juga sebagai Ketua Umum MPSU (Masyarakat Perduli Sumatera Utara).
“Saya bangga dengan Silahturahmi ini, dan saya ucapkan terimakasih kepada Ketua Umum DPP – AMMI, Kanda Ali Zamar Sikumbang yang telah mengundang saya,” kata Mulya Koto.
Ditambahkannya, sudah saatnya keluarga besar Minang bersatu, masih banyak warga Minang yang perlu kita bantu dalam masalah pendidikan, kelayakan, dan kesejahteraannya di perantauan khususnya di Sumatera Utara ini.
“Masih banyak Masyarakat Minang yang layak hidupnya, bahkan ada di Parlemen, dan ada juga menjadi aparat penegak hukum dan pejabat daerah di Sumatera Utara ini. Jadi, kalau nggak peduli dengan Masyarakat Minang di perantauan, sangat disayangkan jati dirinya sebagai Putra-putri Minang.” Tutupnya. (Tim)












