BeritaLingkungan

Ada 60 Titik Keretakan Tanah Rawan Longsor Di Jember

×

Ada 60 Titik Keretakan Tanah Rawan Longsor Di Jember

Sebarkan artikel ini
Ada 60 Titik Keretakan Tanah Rawan Longsor Di Jember
Wabup KH. Muqit Arief ketika dikonfirmasi Awak media (Foto:Rul) 

JEMBER – Dalam rangka mengantisipasi dan menanggulangi bencana alam dan tanah longsor, yang terjadi di Jember, khususnya wilayah Jember utara, yang telah ditemukan 60 titik keretakan tanah rawan longsor, khususnya Jember utara, yakni Kec. Panti, Arjasa, Jelbuk dan Silo, bahkan di sekitar lokasi tersebut, terus di adakan sosialisasi dan simulasi apabila tanah tersebut terjadi longsor. 
Badan Nasional penanggulangan bencana(BNPB) dan Badan penanggulangan bencana daerah(BPBD) Jember, pimpinan perkebunan dan perhutani, terus berkordinasi dan memantau perkembangan di lokasi keretakan tanah tersebut sejauh mana kategori bahaya bagi penduduk yang berdekatan dengan lokasi keretakan tanah. 
Sementara, Wakil Bupati, KH. Muqit Arief, ketika di konfirmasi Radar-X.Net seusai acara pisah dan kenal Dandim Jember, Selasa malam (27/12/2016) mengatakan, “kemarin dulu BNPB, BPBD, pimpinan kebun dan perhutani terus melakukan pemantauan bersama, bahkan juga melakukan sosialisasi dan simulasi dengan warga sekitar, seandainya terjadi, muda- mudahan saja selamat tak ada apa apa, ada 60 titik keretakan tanah yang tersebar berapa Kecamatan khususnya Jember bagian utara.” Jelasnya. 
Ia menambahkan, perhutani juga punya data dan peta, mana yang dianggap retak dan membahayakan penduduk sekitar, disamping itu, para Kepala desa dan Camat telah di kumpulkan juga untuk penanggulangan hal hal yang tak di inginkan terjadi, dan jangan sampai tragedi panti puluhan tahun lalu terulang kembali.
“Semoga apa yang kita laksanakan di lokasi, terkait bencana alam tersebut, masih di jauhkan semua oleh Allah SWT., Amin…!!!.” Ungkap Wabup.  penuh harap(Rul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Seedbacklink affiliate

You cannot copy content of this page