Apa Itu Pendidikan Lingkungan? Adakah Perbedaan Dengan Ilmu Lingkungan?
Sejauh ini, pendidikan lingkungan masih banyak yang melihatnya dengan kacamata yang salah. Ada banyak yang beranggapan bahwa ilmu lingkungan adalah pendidikan lingkungan. Padahal kedua nya memiliki sasaran kompetensi berbeda. Oleh kerenanya, anggapan bahwa pendidikan lingkungan hanya dilaksanakan melalui mata pelajaran IPA di SD, Biologi di SMP dan SMA.
Materi yang berkenaan dengan lingkungan memang telah diberikan dalam mata pelajaran tadi, tetapi itu bukan pendidikan lingkungan karena dalam pelaksanaannya penekanan materi lebih kepada “ilmu lingkungan” bukan “pendidikan lingkungan”. Pendidikan lingkungan tidak hanya memberikan pengetahuan tentang lingkungan tetapi juga meningkatkan kesadaran terhadap lingkungan dan kepeduliannya dengan kondisi lingkungan.
Melalui pendidikan lingkungan individu akan dapat memahami pentingnya lingkungan dan bagaimana keterkaitan lingkungan dengan masalah ekonomi, sosial, budaya. Pendidikan lingkungan di arahkan untuk mengembangkan pemahaman dan motivasi serta keterampilan yang diwarnai dengan kepedulian terhadap penggunaan konservasi sumber daya alam secara wajar.
Pendidikan lingkungan mencatat bahwa pendidik dapat mengubah perilaku siswa bila kepada siswa :
- Diajarkan tentang konsep-konsep kebermaknaan lingkungan secara ekologi dan saling keterkaitan di antaranya,
- Menyediakan rancangan yang cermat dan kesempatan yang luas bagi pelajar untuk mencapai tingkat kepekaan tertentu terhadap lingkungan yang terwujud dalam keinginan untuk bertindak secara benar terhadap lingkungan,
- Menyediakan kurikulum yang akan menghasilkan pengetahuan tentang isu-isu lingkungan yang lebih luas,
- Menyediakan kurikulum yang akan membelajarkan peserta didik terampil dalam menganalisis isu lingkungan dan melakukan penyelidikan serta memberikan waktu untuk mengaplikasikan keterampilannya,
- Menyediakan suatu seting pembelajaran yang dapat meningkatkan harapan terhadap penguatan terwujudnya tindakan yang bertanggung jawab pada peserta didik.
Peran penting pendidikan lingkungan untuk keberlanjutan kehidupan manusia secara layak tersebut.
Ringkasnya, pendidikan lingkungan sebuah kebutuhan yang tak terelakkan bila kita ingin mewujudkan masyarakat madani seperti yang di cita-citakan. Apa yang kita lakukan hari akan menentukan wujud hari esok yang kita inginkan.
Prinsip-prinsip pendidikan lingkungan adalah berikut ini;
- Suatu proses sepanjang hayat.
- Pendidikan yang bersifat interdisiplin dan holistic yang berkenaan dengan alam dan aplikasinya.
- Pendekatan pendidikan holistic, bukan suatu pendidikan yang hanya tertuju pada satu pokok.
- Menyadari keeratan hubungan timbal balik antara manusia dengan system alam.
- Memandang lingkungan sebagai suatu keseluruhan yang mencakup sosial, politis, ekonomi,teknologi, moral, aspek rohani dan estetika.
- Mengenali sumber daya material dan energi dengan berbagai batas keberadaannya.
- Mendorong keikutsertaan dalam belajar melalui pengalaman.
- Menekankan sifat bertanggung jawab secara aktif.
- Menggunakan teknik mengajar dan belajar dengan jangkauan luas dengan menekankan aktivitas praktis dan pengalaman langsung.
- Mempunyai kaitan dengan masalah local ke dimensi global, serta dimensi masa lalu, saat ini dan masa depan.
- Harus ditingkatkan dan didukung oleh organisasi, situasi belajar terstruktur dan institusi secara keseluruh.
- Mendorong pengembangan kepekaan, kesadaran, pemahaman, pemikiran kritis dan memecahkan masalah keterampilan.
- Mendukung klarifikasi yang berguna dan pengembangan nilai sensitivitas terhadap lingkungan.
- Mempunyai hubungan dengan pembentukan etika lingkungan.
Telah dikemukakan bahwa pendidikan lingkungan (environmental education) tidak sama dengan ilmu lingkungan (ecology). Oleh karenanya, anggapan bahwa pendidikan lingkungan telah dilaksanakan melalui mata pelajaran IPA di SD, Biologi di SMP dan SMA perlu dikaji kembali.
Materi yang berkenaan dengan lingkungan memang telah diberikan, tetapi itu bukan pendidikan lingkungan karena dalam pelaksanaannya penekanan materi lebih kepada ilmu lingkungan.
Lalu apa pendidikan lingkungan?. Pendidikan lingkungan adalah suatu proses untuk mengenali nilai-nilai dan menjelaskan konsep dalam rangka mengembangkan keterampilan, sikap yang diperlukan untuk memahami serta menghargai hubungan timbal balik antara manusia, budaya dan lingkungan. Bila dicermati, definisi ini memberikan pemahaman kepada kita bahwa dalam pendidikan lingkungan terdapat upaya untuk menggiring individu ke arah perubahan gaya hidup dan perilaku ramah lingkungan.
Pendidikan lingkungan diarahkan untuk mengembangkan pemahaman dan motivasi serta keterampilan yang diwarnai dengan kepedulian terhadap penggunaan dan konservasi sumber daya alam secara wajar. Karena itu, pendidikan lingkungan tak sebatas pendidikan formal semata. Pendidikan lingkungan hendaknya diberikan pada semua lapisan kalangan tanpa ada batasan.
Pemahaman terhadap keeratan hubungan antara manusia dengan lingkungannya dan semua fenomena yang menyertainya adalah bagian yang harus diperkenalkan. Tetapi hal yang penting digarisbawahi di sini, bahwa pendidikan lingkungan memiliki misi untuk membentuk sikap dan perilaku manusia dalam kaitannya dengan lingkungannya guna kemaslahatan umat manusia di muka bumi.
Tujuan Pendidikan Lingkungan ;
- Untuk membantu menjelaskan masalah kepedulian serta perhatian tentang saling keterkaitan antara ekonomi, sosial, politik, dan ekologi di kota maupun di wilayah pedesaan.
- Untuk memberikan kesempatan kepada setiap orang untuk mengembangkan pengetahuan, nilai, sikap, komitmen, dan kemampuan yang dibutuhkan untuk melindungi dan memperbaiki lingkungan.
- Untuk menciptakan pola perilaku yang baru pada individu, kelompok, dan masyarakat sebagai keseluruhan terhadap lingkungan.
Sedangkan tujuan pendidikan lingkungan ; Pengetahuan, Sikap, Kepedulian, Keterampilan, Pertisipasi.
Uraian di atas cukup jelas mengungkapkan apa dan bagaimana pendidikan lingkungan itu, yang pasti pendidikan lingkungan bukanlah studi maupun ilmu lingkungan seperti yang banyak disangka orang selama ini.
Melalui pendidikan lingkungan individu akan dapat memahami pentingnya lingkungan, dan bagaimana keterkaitan lingkungan dengan masalah ekonomi, social, budaya, serta pembangunan. Pendidikan lingkungan harus dapat mengjangkau semua lapisan, semua usia, dan semua sektor pembangunan. Pendidikan lingkungan akan tercermin dalam sikap partisipasi terhadap upaya-upaya menciptakan lingkungan yang layak huni bagi manusia, baik saat ini maupun masa mengdatang. Partisipasi yang dilakukan dapat bersifat individu juga kelompok.
Pendidikan lingkungan hidup diarahkan kepada aspek sikap dan perilaku siswa didik untuk memahami pentingnya lingkungan bagi kehidupan dan bagaimana mencintai dan menjaga lingkungan sehingga menjadi nilai yang tertanam dalam keseharian mereka. Dengan adanya Pendidikan Lingkungan Hidup yang diajarkan, maka diharapkan dapat mendorong dan memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memperoleh pengetahuan, keterampilan dan sikap yang dapat menumbuhkan kepedulian, komitmen untuk melindungi dan memperbaiki serta memanfaatkan lingkungan hidup secara arif, juga dapat menciptakan pola perilaku baru yang bersahabat dengan lingkungan hidup dan mampu mengembangkan etika lingkungan.
Penulis : Ineda Ayuni Herdianti
Jurusan : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia 2016
Universitas Muhammadiyah Malang













