BeritaBudaya

Dandim Bersama Masyarakat Berdoa Dimakam Letkol Moch Sroedji

×

Dandim Bersama Masyarakat Berdoa Dimakam Letkol Moch Sroedji

Sebarkan artikel ini
Dandim Bersama Masyarakat Berdoa Dimakam Letkol Moch Sroedji
Suasana saat Dandim Bersama Masyarakat Gelar do’a bersama di makam Letkol Moch. Sroedji Jember (Foto:Rul) 

JEMBER, Radar-X.Net – Paska 4 hari diskusi Dalam rangka memperingati gugurnya pejuang Jember, Letkol Moch. Sroedji, pada tanggal (8/2/49) Silam, Komandan Kodim(Dandim) Jember, Letkol Inf Rudianto bersama Tomas, Toga dan ormas dan masyarakat, melakukan ziarah kubur, dimakam umum Kreongan Jember lor Patrang Jember, Rabu (8/2/17). 
Ziarah tersebut dilakukan setelah pegiat sejarah menggelar diskusi Napak tilas perjuangan Letkol Moch. Sroedji. “Kita ini harus hidup lebih baik lagi dan berguna bagi masyarakat, bahkan pada lingkungan, orang lain dan Jember. Kita sadar bahwa kita akan seperti beliau, dan hidup ini ada batasnya, bahwa kita harus berguna dan melakukan kebaikan seperti pahlawan Nasional ini yang telah berkorban jiwa dan raga serta meninggalkan keluarga yang di cintanya,” kata Dandim Jember, Letkol inf. Rudianto. 
Dijelaskannya, perjuangan beliau yang sangat heroik sekali, mulai dari Bekasi, Madiun, Blitar sampai Jember, seharusnya sudah mendapat gelar pahlawan Nasional, bahkan beliau ini rela mengorbankan jiwa raga dan keluarga, bahkan ini juga satu angkatan dengan Jend. Sudirman, disamping itu beliau telah mewakili pejuang dijamannya saat itu. 
“Tepat Rabu (8/2/17) ini, kita memperingati gugurnya Letkol Moch. Sroedji dan berdoa dimakam beliau, bahkan semoga beliau ditempatkan di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan selalu dalam lindungan Allah SWT, serta dari sejarah hidup pahlawan Nadional ini, kita bisa mengambil hikmah yang terbaik.” Pungkas Dandim yang masih baru tugas di Jember ini
Seperti yang Diberitakan sebelumnya, diskusi Napak tilas perjuangan pahlawan Letkol Moch. Sroedji, yang sangat heroik ini, supaya generasi muda saat ini dan akan datang mengetahui dan jangan sampai sosialisasi perjuangan pahlawan ini menghilang dengan datangnya budaya dari luar.(Rul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Seedbacklink affiliate

You cannot copy content of this page