PASAMAN BARAT, radar-x.net – Setelah proses mediasi dipolres Pasaman barat, antara pihak perusahaan pengolahan CPO PT. Berkat Sawit Sejahtera dengan warga korban salah tumbang pohon sawit melalui mediatornya, akhirnya laporan masyarakat ini dapat terselesaikan dengan berdamai.
Upaya penyelesaian kasus penumbangan 3 batang sawit milik Rina warga Simpang Tiga Alin kecamtan Gunung Tuleh kabupaten Pasaman Barat- Sumbar, yang dilakukan oleh kontraktor rekanan PT.BSS berujung damai dengan ganti rugi. Kejadian berawal sebulan yang lalu saat kontraktor rekanan perusahaan ini melakukan pekerjaan pembuatan tapal batas tanah milik perusahaan dengan tanah kebun sawit milik warga.
Saat pekerjaan dilakukan ternyata ada tanah milik beberapa warga yang terkena keruk alat berat dan mengakibatkan penumbangan sawit didalam kebun, hal ini diakibatkan kurang telitinya kontraktor terhadap batas tanah. Melihat kejadian ini beberapa warga yang terdampak mendatangi kantor perusahaan yang juga satu lokasi dengan pabrik pengolahan sawit milik Anugerah Group ini.
Dikarenakan terlambatnya realisasi ganti rugi disetujui oleh managamen PT.BSS, akhirnya Rina salah seorang korban pemilik kebun melakukan upaya langkah hukum melalui “MUSLIADI” tokoh pemuda setempat. Setelah upaya meminta perlindungan kepada Polres Pasaman Barat, melalui acara mediasi pada Jum’at (8/8/19) lalu, di ruang penyidik tipidum, kasus ini dapat terselesaikan dengan damai.
Marjohan selaku Humas PT.BSS mewakili perusahaan menyerahkan uang ganti-rugi kepada korban Rina yang disaksikan oleh Musliadi dirumah milik Rina seminggu setelah perkara ini disepakati berdamai.
Sementara, Musliadi selaku tokoh pemuda Nagari Gunung Tuleh mengapresiasi kesediaan warga korban terdampak. “Untuk menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan sehingga masalah ini tidak perlu dibesar-besarkan,” tandasnya.
Sementara diwaktu penyerahan kompensasi ganti rugi ini, pihak kontraktor dan pihak perusahaan melalui Marjohan menyampaikan permintaan maaf atas kesilapan dan miskomunikasi kala itu yang sempat sedikit menegang. (Batubara)














