BeritaPendidikanTerbaru

Peringati Hari Guru 2018 IGI Bondowoso Launching Buku

×

Peringati Hari Guru 2018 IGI Bondowoso Launching Buku

Sebarkan artikel ini

BONDOWOSO, radar-x.net – Bertepatan dengan peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2018, pada Minggu (25/11/18), Ikatan Guru Indonesia (IGI) Bondowoso adakan Launching dan Bedah Buku “Terlahir Untuk Mendidik”, di Rumah Kreatif Bondowoso, mulai pukul 08.00 hingga pukul 11.30 WIB.

Hadir pada kegiatan tersebut, Ketua beserta jajaran pengurus IGI Bondowoso, 50 guru penulis Bondowoso, dan beberapa tamu undangan. Bertindak selaku pemantik jalannya diskusi, Mohammad Hairul, M.Pd., selaku ketua IGI Bondowoso, dan juga akan hadir Rida Syamsiyah, S.Pd., M.Pd. dan Elok Riskiyah, S.Ag., M.Pd. Keduanya merupakan guru dan kepala sekolah Bondowoso yang berprestasi tingkat kabupaten, propinsi, bahkan nasional.

Menurut Hairul, kegiatan launching dan bedah buku tersebut dimaksudkan untuk memuliakan guru di Hari Guru Nasional. “Kami IGI Bondowoso berfokus pada upaya peningkatan kompetensi guru. Kali ini, kami ingin wujudkan tagline Kemdikbud bahwa guru mulia karena karya”, ujarnya.

Dijelaskannya, bahwa Buku Terlahir Untuk Mendidik adalah karya Guru Penulis Bondowoso. Penulisan hingga penerbitan buku itu difasilitasi oleh IGI Bondowoso.

Elok Riskiyah, S.Ag., M.Pd, selaku pembicara pertama menyampaikan bahwa, berproses bersama guru-guru di IGI Bondowoso membuatnya kembali termotivasi menulis. Berbagai pengalaman harian dirinya selaku kepala SMPN 1 Binakal, banyak yang layak dituliskan.

“ Banyak bahan untuk dituliskan sebenarnya sudah ada sejak lama. Namun ghiroh untuk menuliskan saya dapatkan saat mengikuti workshop kepenulisan yang diadakan oleh IGI Bondowoso,” ungkapnya.

Sedangkan Rida Syamsiah, S.Pd., M.Pd, selaku pembicara kedua menyampaikan pengalamannya saat mewakili Jawa Timur dalam lomba guru berprestasi tingkat nasional. Menurutnya, salah satu kelebihan dari juara 1 guru berprestasi nasional adalah kreativitas menulis buku.

” Para juara lomba guru berprestasi tingkat nasional mayoritas adalah penulis yang produktif. Buku karya mereka sangat banyak. Kebanyakan dari mereka adalah guru-guru yang tergabung di IGI,” terangnya.

Diskusi seputar proses kreatif dan konten buku “Terlahir Untuk Mendidik” berlangsung selama tiga jam. Terliat peserta begitu antusias mengikuti acara. Di akhir sesi, dilaksanakan koordinasi tentang agenda IGI Bondowoso selanjutnya.

“ Pertengahan Desember IGI Bondowoso adakan Petir Literasi. Ini kegiatan yang sangat progresif. Melalui pelatihan dua hari satu malam, peserta akan kami dampingi untuk menulis buku. Bukan lagi antologi, tetapi satu guru satu buku,” jelas Hairul. (Arik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Seedbacklink affiliate

You cannot copy content of this page