BeritaPolri

H-10 Lebaran, Dishub LLAJ UPT Banyuwangi Operasi Kestib Type B

×

H-10 Lebaran, Dishub LLAJ UPT Banyuwangi Operasi Kestib Type B

Sebarkan artikel ini
H-10 Lebaran, Dishub LLAJ UPT Banyuwangi Operasi Kestib Type B
Made saat memeriksa surat-surat kendaraan. (Foto:Dafid) 


BANYUWANGI, Radar-X.Net – Memasuki H-10 lebaran 1438, dishub Provinsi Jatim UPT LLAJ Banyuwangi, giat kestib tipe B di terminal Brawijaya Jum’at (16/06/2017) sekira pukul 14.00 WIB, yang mana kegiatan operasi ini untuk menekan berkurangnya laka lantas, yang melibatkan pihak polri, dan CPM.
Made selaku kepala UPT LLAJ Banyuwangi mengatakan, bahwa jumlah kendaraan yang diperiksa 189 kendaraan, jumlah pelanggaran 58 kendaraan dengan rincian tilang dishub Prov. Jatim UPT LLAJ Banyuwangi 18 kendaraan, tilang polri 40 kendaraan, jumlah tilang 58 kendaraan. 
“Tilang dishub Prov. Jatim UPT LLAJ Banyuwangi 18 kendaraan, dengan rincian pickup habis masa uji 8 kendaraan, Truck habis masa uji 7 kendaraan melebihi Dimensi 1 kendaraan, Taxi tanpa ijin trayek 1 kendaraan, Trevel 1 kendaraan. Sedangkan tilang polri 40 kendaraan dengan rincian sepeda motor tidak menyalakan lampu 9 tanpa sim 11, tanpa STNK 5, Pickup tanpa stuk 8, truck tanpa stuk 7 juga ada test urine dari dokkes Polres Banyuwangi untuk pengemudi bus ada 7 pengemudii yang test urine dengan hasil negatif.” Terangnya. 
Satlantas Polres Banyuwangi melakukan uji petik dan tes urine bagi para pengemudi bus Antar Kota Antar Propinsi (AKAP) maupun Antar Kota Dalam Propinsi (AKDP). Tes ini melibatkan petugas Urusan Kesehatan (Urkes) Polres Banyuwangi serta Dinas Perhubungan.
Terminal Brawijaya atau lebih tenar disebut Terminal Karangente dipusatkan sebagai lokasi uji petik dan tes urine. Penda Nurprasetyo Hadi selaku perwira Urkes memimpin jalannya pemeriksaan air seni para sopir. Satu persatu wadah urine yang telah terisi diuji untuk memastikan apakah mengandung metamfetamin atau tidak.
“Hasilnya negatif, urine para sopir tidak mengandung narkoba atau zat adiktif lain,” tandas Made. 
Made menambahkan, bahwa rencana uji petik dan tes urine yang menyasar para sopir angkutan umum sudah lama direncanakan Satlantas Polres Banyuwangi. 
“Kegiatan tahunan ini bertujuan untuk menjaga keselamatan serta kenyamanan para penumpang selama dalam perjalanan apalagi ini mendekati musim mudik lebaran.” Tambahnya
Sementara, Kasatlantas AKP Ris Andrian Yudho Nugroho mengharap dalam hal ini agar tidak terjadi kecelakaan.
“Salah satu faktor pemicu lalainya karena mengkonsumsi narkoba sangat berbahaya karena bisa menyebabkan hilangnya konsentrasi sehingga tidak fokus dalam mengemudi, nyawa penumpang jadi taruhan,” ungkapnya.
Hasil negatif itu membuat Kanitlaka Satlantas Polres Banyuwangi Iptu Budi Hermawan lega. Pasalnya, tiap kasus kecelakaan lalulintas menjadi urusan yang harus dia tangani bersama anggotanya di Unit Laka. Sebab itu, ia mengucapkan terima kasih kepada para sopir karena telah mengedepankan hajat hidup para penumpang yang bergantung padanya selama dalam perjalanan.
“Dari sisi kesehatan telah lolos uji, kita minta para awak bus tidak ugal-ugalan selama berkendara demi keselamatan pengguna jalan yang lain. Karena itu menjadi pemicu terjadinya laka lantas. Asal ingat bahwa penumpang atau pengendara lain punya keluarga di rumah yang menunggu untuk merayakan lebaran pasti sang sopir berhati-hati.” Pungkasnya. (Dafid Firmansyah) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Seedbacklink affiliate

You cannot copy content of this page