BeritaPeristiwa

Penumpang Lion Air Mengaku Bawa Bom Diamankan Petugas

163
×

Penumpang Lion Air Mengaku Bawa Bom Diamankan Petugas

Sebarkan artikel ini
Pelaku saat dimintai keterangan oleh petugas
Seorang Penumpang yang mengaku bawa bom saat diamankan petugas.

PONTIANAK, radar-x.net – Penerbangan Lion Air JT 687 rute Pontianak-Jakarta, terpaksa ditunda lantaran seorang penumpang mengaku membawa bom, pada Senin (28/05/18) malam. Pernyataan pelaku membuat penumpang lainnya panik dan berebut keluar dari pesawat melalui pintu daruat.

Menurut, Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro mengatakan, pihaknya juga melaporkan penumpang yang membuka paksa pintu darurat saat kejadian itu. Dia menilai, penumpang tidak boleh sembarangan membuka pintu darurat tanpa izin awak kabin.

“Ada penumpang yang membuka paksa kedua jendela darurat (emergency exit window) di bagian kanan, tanpa instruksi awak kabin. Dalam penerbangan tersebut, ada seorang penumpang yang bergurau membawa bom, namun ini tidak serta merta dijadikan alasan untuk membuka jendela darurat,” kata Danang dalam keterangan tertulisnya.

Pelaku saat diperiksa petugas

Danang mengatakan, penumpang yang membuka paksa pintu darurat itu sudah dilaporkan ke polisi atas tuduhan perusakan pesawat.

“Penumpang yang diduga melakukan tindakan merusak pesawat telah dilaporkan ke pihak kepolisian dan saat ini sedang dalam proses pemeriksaan lebih lanjut,” ucap Danang

“Lion Air mengharapkan perbuatan tersebut diproses sampai kepada tingkat pengadilan,” tegasnya.

Siapa Penumpang Yang Mengaku Bawa Bom!???

Peristiwa penumpang mengaku membawa bom terjadi sekitar pukul 18.50 WIB. Saat itu, pelaku mengaku kepada pramugari bahwa bom itu ada di bagasi pesawat. Pelaku bernama Frantinus Nigiri itu kini telah diamankan petugas.

Pelaku saat dimintai keterangan oleh petugas

Dalam kejadian ini Polda Kalimantan Barat menyatakan terdapat 10 korban luka.

Baca Juga: Pesawat Nusawiru Jatuh Di Persawahan Kampung

Sementara itu, Danang menambahkan, karena pintu darurat terbuka maka pihaknya terpaksa menunda penerbangan. Sebab menurutnya meski ada seseorang bercanda membawa bom, tak dibenarkan penumpang membuka pintu darurat tanpa instruksi awak kabin.

“Lion Air akan tetap menerbangkan penumpang JT687 menuju Cengkareng, namun harus menunggu pesawat pengganti datang dari bandar udara lain,” pungkas Danang. (Bagoes WW/Tim)

* Dikutip dari; kumparanNEWS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Seedbacklink affiliate

You cannot copy content of this page