BeritaPemerintahanPeristiwa

Balai Desa Sogian Kembali Sepi Usai Ditinggal Mahasiswa KKN UNAIR Surabaya

×

Balai Desa Sogian Kembali Sepi Usai Ditinggal Mahasiswa KKN UNAIR Surabaya

Sebarkan artikel ini
Balai Desa Sogian Kembali Sepi Usai Ditinggal Mahasiswa KKN UNAIR Surabaya
Situasi balai desa Sogiyen Sampang. (Foto:Mimin). 



SAMPANG, Radar-X.Net – Balai desa Sogian kembali sepi dan amburadul, berantakan, kotor serta gelap seperti semula semenjak ditinggal pergi oleh para mahasiswa (KKN) Kuliah Kerja nyata BBM 56 Universitas Airlangga Surabaya sebelum selesai masa.

Pasalnya, balai desa sogian yang dijadikan tempat penginapan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) angkatan 56 Universitas Airlangga (Unair) Surabaya tersebut di gondol maling.

Para pencuri berhasil menguras barang-barang milik mahasiswi setelah mencongkel jendela salah satu kamar atau ruangan Balai desa yang berada di dusun Jesabe Desa Sogian Kecamatan Omben Sampang, Jum’at (28/7/2017).

Berdasarkan keterangan yang di himpun Crew Radar-X, barang-barang milik mahasiswi yang berhasil dibawa kabur diantaranya 6 Handpone, 1 Unit Laptop, dan Uang 1 juta milik Triana mahasiswa asal Lombok dan uang Rp.50 ribu serta ATM BNI Syariah atas nama Qurrota Aini asal Surabaya. Namun yang laptop dibawa oleh pencuri tersebut di tinggalkan di belakang Balai desa dan hanya RAM nya yang dibawa kabur.

Salah satu teman korban sebut saja namanya Dimas, mahasiswa Unair asal Kab. Pamekasan membenarkan kejadian pembobolan tempat persinggahan mahasisiswi KKN Unair itu.

Situasi di balai desa Sogiyen, usai dibobol kawanan pencuri.

“Diperkirakan kejadiannya Pada Jum’at (28/7/2017) pukul 04.15,” ujarnya.

Sementara Rifki salah satu anggota karang taruna Desa Sogian Omben yang selalu aktif menemani aktivitas para mahasiswa itu, merasa prihatin dengan kejadian yang menimpa mahasiswi KKN Angkatan 56 Unair Surabaya itu.

“Kejadian itu sudah dilaporkan kepada pihak yang berwajib oleh Mahasiswa yang di tunjuk sebagai Koordinator Kabupaten Sampang,” ujarnya.

Ditempat yang berbeda, kapolsek omben ARI Widodo menjelaskan melalui babinkantibmas desa sogian Fikrul, bahwa kasus ini masih dalam penyelidikan.

Sementara kapolres Sampang yang dampingi kapolsek Omben menyisir TKP untuk mempermudah penyelidikan.  Jum’at (28/07/207) pukul 14:10 WIB.

Di waktu yang sama, semua korban didatangkan ke mapolsek omben untuk dimintai keterangan dan dilakukan pemeriksaan oleh kanit Reskrim polsek Omben.

Kini semua Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UNAIR Surabaya, kembali melanjutkan aktivitasnya di Kecamatan Torjun. (Momon)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Seedbacklink affiliate

You cannot copy content of this page