Polres Jember Ringkus 3 Begal Penjual Sayur

- Penulis Berita

Jumat, 12 Januari 2018 - 02:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polres Jember Ringkus 3 Begal Penjual Sayur



JEMBER, radar-x.net – Jajaran Reskrim Polisi Resord (Polres) Jember kembali ringkus 3 Begal pedagang sayur yang terjadi sekira pukul 3.00 Wib, subuh saat berangkat kepasar di Jenggawah dan 9 Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Pasalnya, ketiga pelaku tersebut masih anak-anak berusia 20, 21 dan 21 tahun, bahkan para pelaku ini pernah terlibat kekerasan dengan membacok korbannya dengan clurit.

Demikian hal tersebut di sampaikan Kapolres AKBP. Kusworo Wibowo SH.SIK.MH., saat jumpa pers di Mapolres Jember, Rabu (10/1/18), pada sejumlah media cetak dan elektronika.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jajaran kami telah berhasil meringkus 3 pelaku begal pedagang sayur wanita yang di terjang dengan kakinya pada saat mau berangkat  di pasar Jenggawah sehingga korban tersungkur dan luka pada jari kakinya sangat parah. Para pelaku ini juga terlibat di 9 Tempat Kejadian Perkara (TKP), seperti Jenggawah 5 TKP, Tempurejo, Ambulu dan Wuluhan, bahkan para pelaku ini pernah terlibat pencurian dan tindak kekerasan dengan membacok korban dengan clurit,” terang Kapolres Kusworo Wibowo.

Baca Juga:  Ketua DPRD Harap Musrenbang Prioritas Usulan Masyarakat

Ditambahkannya, bahwa Kasus tersebut masih dalam pengembangan di lapangan oleh petugas. “Siapa tahu masih ada pelaku lain yang hingga saat ini masih belum tertangkap dan menunggu hasil tim di lapangan dan olah TKP termasuk yang 9 TKP tersebut,” tambahnya.

Sementara barang bukti, lanjut Kapolres, yang di amankan petugas 3 unit sepeda motor roda dua yaitu, Vixion dan Beat untuk sarana dan Honda Beat hijau milik korban pedagang sayur tersebut yang langsung di serahkan pada pemiliknya. “Sewaktu-waktu jika dibutuhkan untuk keperluan barang bukti, maka harus dibawa,” tegasnya.

“Para pelaku tersebut nantinya akan dijerat dengan pasal 365 ayat 1 dan ayat 2 dengan ancaman maksimal hukuman penjara 12 tahun lamanya dalam jeruji besi, agar nanti apabila sudah keluar tidak akan lagi mengerjakan perbuatan yang sama pada saat ini.” Pungkas Kusworo Wibowo. (Bas/Dik/Rul)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

DPRD Murung Raya Sambut Baik Pemkab Tekan Harga Serta Distribusikan Beras SPHP
Partai PDI Perjuangan di Pastikan Menduduki Pimpinan DPRD Murung Raya
Terkait Potongan Honor Linmas Desa Lembengan, Berikut Hasil Klarifikasinya
Doni Raih Suara Caleg Cukup Tertinggi di Davil III, Patut Diperhitungkan Pilkada 2024
DPRD Mura, Apresiasi Pemilu Berjalan Aman Dan Kondusif
Dewan Minta Potensi Desa Bisa Dioptimalkan
Tingkatkan Sinergisitas, DPRD Mura Coffee Morning dengan Forkopimda
Terkait Isu Tak Sedap, KETUA PGRI Banyuwangi Angkat Bicara
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Februari 2024 - 13:45 WIB

Proyek Jaringan Irigasi Balai Besar Pengairan Diduga Jadi Ajang Mark Up Anggaran

Rabu, 28 Februari 2024 - 13:23 WIB

PPTK Bungkam, Hotmix di Dusun Lidah Dasri Belum Setahun Sudah Retak dan Terangkat

Sabtu, 24 Februari 2024 - 07:08 WIB

Dodo Arman Hadiri Undangan Polda Sumsel, Klarifikasi Laporan Dr Ahmad Rizali

Kamis, 22 Februari 2024 - 22:58 WIB

Terjadi Dugaan Pelanggaran, Ketua Koordinator PKBM Banyuwangi Bungkam

Senin, 19 Februari 2024 - 20:34 WIB

Dinas Perdagangan Sumatra Selatan Dilaporkan ke Kejagung RI

Minggu, 18 Februari 2024 - 21:13 WIB

Terkait Dugaan Mark Up Data, Ketua Amblas Akan Laporkan PKBM Lestari Kebun Dalem ke Kejaksaan

Minggu, 18 Februari 2024 - 15:06 WIB

PKBM Lestari desa Kebun Dalem Banyuwangi Disinyalir Mar Up Data

Rabu, 7 Februari 2024 - 17:06 WIB

Kasudin Cipta Karya Jakarta Timur, Diduga Menerima Gratifikasi dan Menyalahgunakan Jabatan

Berita Terbaru