Sosial

Warga Di Sampang Mengeluh, Kualitas Sembako Yang Diterima Tak Layak Dikonsumsi

×

Warga Di Sampang Mengeluh, Kualitas Sembako Yang Diterima Tak Layak Dikonsumsi

Sebarkan artikel ini

SAMPANG, RADAR-X.net – Kualitas beras bantuan keluarga miskin yang terjadi di Desa/Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang, tidak layak konsumsi.

Pasalnya, beras tersebut berbau apek serta dipenuhi dengan kutu, padahal pemerintah telah menghimbau agar KPM menerima sembako yang layak.

KPM inisial A, warga setempat selaku penerima manfaat menceritakan kronologis saat menerima bantuan berupa uang sebesar Rp 600 ribu dari petugas kantor POS di salah satu rumah warga.

“Kemudian kami diarahkan untuk membeli beras sebanyak 30 kg atau 3 sak dan telur 2 Kg dengan total Rp 400 ribu dan sisanya Rp.200 ribu saya bawa pulang,” kata A.

Ia menambahkan, setelah beras tersebut dibuka ternyata berkutu dan sangat tidak layak untuk dikonsumsi. “Berasnya banyak kutunya pak, selain itu patah dan kotor, kalau dipaksa untuk dimasak, khawatir akan menimbulkan penyakit,” tambah A.

Terpisah, Fadil selaku Penjabat (Pj) Kepala Desa (Kades) Desa Torjun saat dikonfirmasi menjelaskan, bahwa dirinya hanya mendampingi petugas POS dalam menyalurkan bantuan tersebut.

“Saya hanya mendampingi petugas dari Pos dalam menyalurkan bantuan, selebihnya saya tidak tahu, dan selanjutnya terserah warga mas…!” Cetus Fadil PJ. Kades Torjun saat dikonfirmasi oleh media. Sabtu (05/03/22)

Saat disinggung KPM harus membelanjakan sebagian bantuannya sebesar Rp. 400 ribu ke salah satu toko sembako di Desa setempat, Fadil mengatakan bahwa dirinya tidak mengarahkan dan boleh dibelanjakan di toko mana saja.

“Saya tidak mengarahkan KPM itu harus belanja di toko tertentu.” Kilahnya.

“Kalau ada bantuan sembako yang tidak layak, berapapun saya ganti, walaupun satu kuintal saya ganti.” Tandas Fadil

Hingga berita ini dinaikkan, beras yang didapat oleh KPM bukan beras premium dan tak ber SNI, padahal dalam peraturannya harus sesuai standardnya.

(Korwil Madura / TIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Seedbacklink affiliate

You cannot copy content of this page