Selain Pelaku Minta Maaf Melalui Video, Kedes Dulang Fasilitasi Permohonannya Hingga Proses Hukum

0

SAMPANG, radar-x.net – Ainol Yaqin Kepala desa Dulang Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang, memfasilitasi dan membantu untuk menyelesaikan permasalahan warganya yang sempat viral di media sosial facebook, hingga sontak mengundang banyak reaksi dan teguran dari beberapa nitizen khususnya dari kaum muslim.

Pasalnya, dalam video yang viral itu dianggap telah melecehkan ummat Islam yang sedang memperingati momen kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Berdasarkan penelusuran awak media radar-x di lapangan, Selasa 17/11/2020. Ainol Yaqin Kepala desa Dulang Torjun sedang berada di Pengadilan Negeri Sampang, Madura Jawa Timur, guna untuk memproses penyelesaian masalah warganya secara hukum.

Ainol Yaqin saat ditemui di PN Sampang mengatakan, bahwa kedatangan dirinya di PN Sampang untuk menangani proses penyelesaian masalah yang diperbuat warganya.

“Ya mas…! Untuk menyelesaikan masalah yang telah diperbuat warga saya, karena banyak dari berbagai kalangan yang menelpon ke saya masalah video yang viral itu, khususnya dari para penggerak ormas islam, seperti MUI, AUMA, dan ormas-ormas lainnya”. Ucapnya.

“Sebenarnya mereka itu tidak tau kalau yang mereka lakukan itu akan menimbulkan masalah.” Imbuhnya.

Saat disinggung siapa mereka, Ketua AKD Kecamatan Torjun itu menjelaskan, bahwa mereka adalah warganya yang sedang mudik bersama keluarganya untuk memperingati Bulan Maulid.

Pihaknya juga menjelasakan, bahwa selama ini mereka tinggal di Jogja dan masih berstatus pelajar.

“Kami berharap, semoga masalah ini menjadi pelajaran bagi mereka dan peringatan bagi kita semua.” Harap Ainol.

“Kami atas nama Pemerintah desa dan Masyarakat desa Dulang Kecamatan Torjun, memohon maaf atas segala kehilafan dan perbuatan yang telah membuat Masyarakat menjadi resah, dan situasi sempat tidak tenang. Sekali lagi Kami atas nama Pemerintah desa Dulang Mohon Maaf.” Pungkas Ainol Yaqin. (MK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.