Investigasi

Proyek Destinasi Wisata Desa Jenggawah Diduga Dikerjakan Asal-asalan

×

Proyek Destinasi Wisata Desa Jenggawah Diduga Dikerjakan Asal-asalan

Sebarkan artikel ini

JEMBER, RADAR-X.net – Salah satu kegiatan program pembangunan dana desa tahun anggaran 2021 yang dialokasikan pada pembangunan proyek destinasi wisata di desa Jenggawah kecamatan Jenggawah Jember, kuat diduga dikerjakan asal-asalan.

Merupakan sebuah Ide/gagasan yang sangat baik tentunya bila niatan mulia itu dilandasi dengan demi dan untuk pengembangan yang mengarah pada sebuah kemajuan desa untuk menciptakan motto desa Jenggawah agar kedepan menjadi lebih baik. Namun tentunya untuk mencapai sebuah harapan baik tersebut tidak semudah membalikan telapak tangan.

Suatu contoh kecil misalnya, pelaksanaan pembangunan proyek destinasi wisata yang ditempatkan di atas gunung Jenggawah saat program tersebut sedang berjalan, dan kaitannya dengan persoalan tehnik pelaksanaan proyek itu menurut kacamata media merupakan suatu temuan yang mengarah pada “the right man on the right place”. Sayang disayangkan bila salah satu bidang dikerjakan oleh orang yang bukan ahlinya. Lalu apa yang diharapkannya nanti dari hasil program tersebut?.

Berdasarkan informasi dari narasumber yang diterima awak media bahwa, pertama sangat menyayangkan kualitas matrealnya yang tak layak digunakan sebagai bahan baku bangunan. Seperti terlihat pada gambar bentuk batu bata merahnya yang hancur.

“Hal itu menandakan kualitas batu bata merah yang jelek dan secara outomatis harganya lebih murah dari harga standartnya. Selain pasirnya pakai pasir Gumuk yang kadar tanahnya sangat tinggi, dan pemasangan rangka besi coornya tidak ditanam, melainkan dipasang menggantung di atas pasangan batu bata merahnya.” Jelas sumber yang tidak mau ditulis namanya. Rabu, 8 September 2021, di TKP.

Saat dihubungi melalui telefon selulernya, Supardi kepala desa Jenggawah menjawab, bahwa ada konsultannya.

“Kan ada konsultannya mas, semua kan apa katanya konsultan,” jawab Supardi.

Saat diminta nomor telepon konsultan tersebut, Supardi meminta maaf tidak bisa memberi, sehingga tidak bisa dikonfirmasi oleh media.

Diketahui bahwa rincian kegiatan dua paket proyek sebagai berikut;
1. Sumber Dana : Dana Desa. Pekerjaan : Pemb.Papan Nama Destinasi Wisata Jenggawah
Lokasi : Gunung Jenggawah.
Panjang : – M
Lebar : – M
Biaya : Rp. 108.593.663.69.-
T.A. : 2021.

2. Sumber Dana : Dana Desa
Pekerjaan : Pemb. Sarana Prasana Air Dan Kelistrikan Destinasi Wisata
Lokasi : Gunung Jenggawah.
Panjang : – M
Lebar. : – M
Biaya. : Rp. 81.610.389.74.-
T.A. : 2021.

Sementara R. Herman Baza Camat Jenggawah yang baru dilantik pada 20 Agustus 2021 kemarin untuk klarifikasi, enggan memberi komentar, karena program tersebut hasil evaluasi camat yang lama.

Sepertinya tiada lagi harapan masyarakat untuk mendapatkan kejelasan sebagai jawaban tentang dugaan buruknya kualitas proyek Papan Nama Destinasi Wisata yang dikerjakan oleh Supardi kepala desa yang menjabat sekarang. Kecuali hanya menunggu langkah tegas Lembaga Badan Inspektorat Kabupaten Jember sebagai Lembaga pengawas dan pelindung aset Daerah/Negara. (Ltf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Seedbacklink affiliate

You cannot copy content of this page