Polemik Dugaan Penipuan TKD Balet Baru Terus Bergulir Di Polres Jember

1
218

JEMBER, RADAR-X.net – Dugaan penipuan Tanah Kas Desa (TKD) yang dilakukan oleh Kepala desa Balet Baru terus bergulir di Polres Jember.

Pasalnya, laporan korban Subhan Adi Handoko terus ditindaklanjuti oleh TIPIKOR Polres Jember. Korban Subhan mengalami kerugian Rp. 75.000.000,- yang mana sebelumnya mau menyewa Tanah Kas Desa (TKD) Balet baru. Ternyata TKD yang disewakan oleh Kades Balet baru itu sudah di Gadaikan kepada orang lain oleh Kades Fauzi Cahyo Purnomo.

“TKD itu saya sewa kepada Fauzi (Kades Balet baru) dengan kesepakatan 5 tahun Rp. 75.000.000,- ternyata setelah saya mau mengerjakan TKD itu sudah dikuasai oleh HARTO yang mengambil gadai kepada Kepala desa Fauzi.” Kata Subhan

“Fauzi tidak menyampaikan bahwa TKD tersebut dalam penguasaan orang lain, dia meyakinkan saya bahwa tanah itu masih dalam penguasaannya Fauzi. Jadinya ya saya bayar uang itu dengan dibuktikan surat pernyataan sewa menyewa yang dibuat oleh Kades Fauzi.” Ungkap Subhan, saat dikonfirmasi Via sambungan Teleponnya hari ini.

Baca Juga:  Korwil Perikanan Kuala Kampar Abaikan Tugas, Cari Uang Sampingan

Hasil penelusuran media ini, Selasa 12 Oktober 2021, Slamet Sugiarto, saksi yang membuat surat pernyataan sewa menyewa tanah TKD tersebut membenarkan bahwa dirinya sudah diperiksa di Polres Jember sebagai saksi.

“Iya betul saya diperiksa sebagai saksi, saya menerangkan apa adanya sesuai dengan fakta yang terjadi.” Tandas Slamet, saat dikonfirmasi via sambungan Telephone.

Sementara, Bayu Suharjono, ketua investigasi LSM KPK Nusantara menyikapi polemik TKD tersebut. Menurutnya apapun alasannya Mikanisme dan aturan penyewaan TKD ada payung hukumnya.

“TKD itu digadenkan bukan disewakan kepada Suharto, dan caranya sudah salah tidak sesuai prosedur. Itu terkesan menguntungkan dirinya sendiri, yang jelas akan kami laporkan kasus ini ke kejaksaan negeri Jember terkait dugaan Tindak Pidana Korupsi tanah TKD itu.” Ucap Bayu. (Fiktor)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.