BONDOWOSO, Radar-X.net – Peternak sapi di Bondowoso diminta tidak menganggap pemberian mineral sebagai prinsip “semakin banyak semakin baik”.
Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Bondowoso menegaskan, kebutuhan mineral harus disesuaikan dengan jenis pakan dan kondisi ternak agar manfaatnya optimal bagi kesehatan, pertumbuhan, hingga reproduksi sapi.
Kepala Disnakkan Bondowoso, Hendri Widotono, menjelaskan bahwa mineral memiliki peran penting dalam menunjang berbagai fungsi tubuh sapi, (8/10/2026).
Mineral dibutuhkan untuk membantu pembentukan tulang, mendukung kerja tubuh, serta menunjang fungsi reproduksi ternak.
Karena itu, pemenuhan mineral menjadi bagian penting dalam pengelolaan pakan sapi.
Namun, Hendri mengingatkan agar peternak tidak memberikan mineral secara berlebihan tanpa mempertimbangkan kebutuhan ternak.
“Mineral membantu pembentukan tulang, kerja tubuh, dan fungsi reproduksi sapi. Namun, pemberiannya bukan soal semakin banyak semakin baik,” ujar Hendri.
Menurutnya, yang harus menjadi perhatian justru keseimbangan nutrisi. Kebutuhan mineral perlu disesuaikan dengan pakan yang dikonsumsi serta kondisi masing-masing ternak.
Sapi dalam kondisi dan fase berbeda tentu memiliki kebutuhan nutrisi yang berbeda pula.
Karena itu, pemberian pakan sebaiknya tidak hanya berorientasi pada kuantitas, tetapi juga memperhatikan kandungan nutrisi yang dibutuhkan ternak.
Keseimbangan tersebut penting karena pakan merupakan salah satu faktor yang berpengaruh terhadap kondisi tubuh dan produktivitas sapi.
Nutrisi yang tercukupi secara tepat dapat mendukung pertumbuhan, menjaga kondisi tubuh, sekaligus membantu menunjang kemampuan reproduksi ternak.
Bagi peternak, pesan ini menjadi pengingat bahwa memberikan tambahan mineral tidak cukup hanya berdasarkan perkiraan.
Kandungan pakan dan kebutuhan ternak perlu menjadi pertimbangan agar mineral yang diberikan benar-benar memberikan manfaat.
Lantas, sudahkah keseimbangan mineral diperhatikan dalam pakan sapi di kandang Anda?














