Kelompok Tani Agung Rahayu 03 Puger Wetan Berharap Pemkab Lebarkan Jalan Di Wilayahnya

0
63

JEMBER RADAR-X.net – Kelompok tani “Agung Rahayu 03” desa Puger Wetan Kecamatan Puger membahas tentang pengajuan permohonan ijin penggunaan lahan Irigasi yang berada di jembatan rel timur gunung gamping.

Acara pertemuan petani tersebut, digelar di gedung balai tepatnya di dusun Krajan 1 desa Puger Wetan kecamatan Puger kabupaten Jember. Senin, 18 Oktober 2021.

Menurut Sutrisno ketua Kelompok Tani Agung Rahayu Puger Wetan pertemuan itu adalah upaya tindak lanjut pengajuan permohonan ijin penggunaan lahan Irigasi yang berada di jembatan rel timur gunung gamping desa Puger Wetan lurus hingga ke jembatan gantung desa Wonosari kecamatan Puger bisa dilebarkan.

“Harapan Petani Puger ini bukan tanpa alasan, namun karna memang sarana transportasi di wilayah pertaniannya betul-betul sangat dibutuhkan sekali untuk kelancaran sarana angkutan hasil panen,” tutur Sutrisno pada media.

Seperti disampaikan oleh Ngatemin (63), petani asal dusun Jembatan Gantung desa Tamansari kecamatan Puger Jember ini, bahwa memang kondisi jalan usaha tani disini ini luasnya hanya 2 meter. Jadi sempitnya jalan ini merupakan suatu tantangan berat yang menjadi halangan bagi petani saat musim panen tiba.

Baca Juga:  Ketua Persit KCK Yonif Raider 514 Kostrad Manfaatkan Lahan Pekarangan Untuk Tanaman Obat

“Maka dari itu, kami sangat mengharapkan pada Pemerintah kabupaten Jember yang di nahkodai oleh Bupati H Hendy S. Gus Firjaun saat ini dapatnya mempertimbangkan kebutuhan kami/petani dengan melihat langsung kondisi jalan usaha tani yang ada di dua desa ini, yaitu jalan dusun Tamansari – Puger Wetan kecamatan Puger kabupaten Jember.” Harap Ngatemin.

Sementara, Deni Sekcam Puger dalam sambutannya menyampaikan bahwa, hal ini bisa kita sebut ajang urun rembuk/diskusi, juga ajang menyampaikan aspirasi petani dan koordinasi, bahkan bisa dikatakan kami adalah pihak yang memediasi antara kebutuhan petani dengan pihak pengairan, yang dimana kebutuhan akan pelebaran jalan usaha tani pada lahan aset milik pengairan.

“Maka dari itu rapat pertemuan pagi ini seharusnya dihadiri oleh semua pihak, termasuk dari perwakilan UPT pengairan wilayah Balung,” ucap Sekcam Puger yang spontan dijawab oleh ketua kelompok tani Agung Rahayu 03 Puger Wetan kalau Pengairan Balung sudah di undang, namun tidak datang tanpa alasan yang jelas.

Disini lain disampaikan oleh H Rois ketua KTNA Puger dalam juga mengatakan, dirinya sangat menyayangkan dengan tidak hadirnya pejabat dinas pengairan wilayah Balung dan Inwan Nurulloh kepala desa Puger Wetan tanpa alasan yang jelas, bahwa pihaknya sangat mengapresiasi pemdes Wonosari kec Puger yang mana telah menghadirkan perwakilannya untuk memenuhi undangan dikarnakan kepala desanya sedang ada urusan yang tidak bisa ditinggalkan.

Baca Juga:  Dampingi Warga Binaannya Babinsa Koramil 28/Prt Bantu Petani Panen Padi

Saat Pengamat PU SDA Wilayah Balung dikonfirmasi awak media melalui telefon WhastApp menjawab, dirinya sedang ada kegiatan di Dinas PU BM SDA pusat Jember sehingga tidak bisa menghadiri Undangan kelompok tani tersebut.

“Oleh karna kami hadir disini ini memang ditugaskan oleh P Camat untuk menampung aspirasi masyarakat petani seperti apa dan bagaimana, juga apa tujuannya, selain itu juga apa manfaatnya bagi petani dan masyarakat yang lain setelah jalan ini dilebarkan.? Kami pihak kecamatan Puger berharap kepada bapak bapak dan ibu-ibu yang hadir di acara diskusi hari ini jangan melakukan langkah apa-apa sebelum kita lakukan langkah-langkah yang prosedur.” Jelas Dedi Sekcam Puger. (Ltf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.