Gubernur: Pajale Komoditi Pangan Andalan Aceh

- Penulis Berita

Selasa, 14 November 2017 - 23:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur: Pajale Komoditi Pangan Andalan Aceh



BANDA ACEH, radar-x.net – Padi, jagung dan kedelai merupakan komoditi pangan andalan yang tertuang dalam perencanaan pertanian Pemerintah Aceh. Tahun 2017 ini Pemerintah Aceh menargetkan capaian produksi padi sekitar 2,9 juta ton, jagung sekitar 249 ribu ton dan kedelai 48 juta ton.

Penegasan tersebut disampaikan oleh Gubernur Aceh, Drh Irwandi Yusuf M.Sc, dalam sambutannya sesaat sebelum menyerahkan bantuan bibit padi, pupuk dan obat pengendali hama dari LPMA kepada petani di Kecamatan Nisam, Selasa (14/11/2017).

“Target ini tidak bisa dikatakan kecil, butuh kerja keras dan bantuan semua pihak. Oleh karena itu, saya mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada Lembaga Pemberdayaan masyarakat Aceh yang menggagas kegiatan seminar pertanian dan penyerahan bantuan berupa bahan pertanian kepada sejumlah petani yang ada di Kecamatan Nisam ini,” ujar Gubernur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pria yang akrab disapa Bang Wandi itu menyebutkan, bahwa kegiatan yang digagas oleh LPMA ini adalah contoh penting bagaimana element masyarakat berperan aktif memperkuat sektor pertanian yang dikembangkan masyarakat.

Baca Juga:  Pusat Jalan Raya Memakan Korban, Pemerintah Diminta Turun Tangan

Dengan jaringan dan sumber daya yang ada, LPMA membangun kerjasama dengan berbagai lembaga guna menyalurkan bantuan kepada para petani di wilayah pedesaan. Hari ini, yang menjadi sasaran program ini adalah petani yang tinggal di kecamatan Nisam.

Gubernur juga menghimbau agar para penerima bantuan memanfaatkan dengan sebaik-baiknya, agar mencapai hasil yang maksimal. Untuk itu, para petani dituntut untuk kompak, saling bekerjasama dan saling berbagi dalam menghadapi setiap masalah yang ada.

Bang Wandi meyakini, perhatian dari Dandim, camat dan para keuchik juga efektif dalam upaya meningkatkan produktivitas pertanian dan meningkatkan kesejahteraan petani di wilayah Nisam ini.

“Ini adalah proyek percontohan, maka para penerima bantuan harus menjalankan program ini dengan sebaik-baiknya. Harus sukses karena jika gagal, maka lembaga pemberi bantuan akan ragu untuk membagi ilmu dan memberikan bantuan lanjutan,” himbau Bang Wandi.

Untuk diketahui bersama, sekitar 30 persen luas daratan Aceh adalah kawasan pertanian dan perkebunan. Sementara itu, dari 5 juta penduduk Aceh, sebagian besar di antaranya tinggal di pedesaan dan sebahagian besarnya adalah petani.

Baca Juga:  Rahmanto Muhidin Siap Maju Calon Bupati Murung Raya Pilkada 2024

“Sektor pertanian juga menyerap tenaga kerja terbesar di daerah ini, yakni hampir 35 persen dari jumlah angkatan kerja yang ada. Tidak heran jika kontribusi sektor Pertanian terhadap pendapatan domestik regional bruto (PDRB) Aceh di atas 30 persen, jauh melebihi sektor-sektor lainnya. Karena itu pembangunan sektor pertanian menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Aceh,” tambah Gubernur.

Gubernur apresiasi LPMA.
Irwandi menyatakan, bahwa apa yang telah dilakukan oleh LPMA dan Lembaga Peduli Aceh (LPA) ini sangat layak mendapat penghargaan. Kedua lembaga ini telah membuktikan kehadiran sejumlah organisasi dan lembaga swadaya masyarakat mampu berbuat nyata di tengah-tengah masyarakat.

“Untuk itu, saya menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan pengurus LPMA ini. Saya berharap LPMA terus meningkatkan dukungannya, sehingga semangat untuk mendukung kinerja pertanian di daerah ini bisa terus ditingkatkan.” Ungkap Gubernur.

Gubernur menjelaskan, bibit padi jenis IPB-8 yang hai ini dibagikan merupakan bibit unggul yang mampu menghasilkan gabah sebanyak 8 hingga 14 ton per hektar.

Baca Juga:  Sekjen LSM KPK Mengecam Tindakan Kekerasan Preman Bayaran

“Jika gabah dihargai Rp 5 juta per ton, maka dalam satu hektar saja, para petani sudah menghasilkan uang sebanyak Rp 70 juta, minimal 8 ton atau sebesar Rp 40 juta.” Tegas Irwandi.

Sementara itu, Bupati Aceh Utara, dalam sambutan singkatnya menjelaskan, bahwa luas lahan sawah di Aceh Utara mencapai 46 ribu hektar, namun hanya 36 ribu hektar yang produktif. Meski demikian dengan perhatian dari Pemerintah Aceh dan sejumlah lembaga seperti LPMA dan LPA, pria yang akrab disapa Cek Mat itu meyakini Aceh Utara akan mampu menjelma menjadi Lumbung Pangan Aceh.

“Kami bertekad untuk menjadikan Aceh Utara sebagai lumbung pangan Aceh, untuk mewujudkan hal ini, kami memohon bantuan dari Masyarakat.” Harap Bupati. (Muhd)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

PJ Bupati Hermon Membuka MTQ Ke-X Tingkat Kabupaten di Kecamatan Permata Intan
Tahun Baru Islam Ribuan Peserta Ramaikan Pawai Akbar di Murung Raya
Pj. Bupati Mura Resmikan Kegiatan Peluncuran Pekan Imunisasi Nasional 2024
Pj Bupati Hermon Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Praja Wibawa 2024
Pelaksanaan Rehabilitasi Jalan Rabat Beton Desa Dukuh Di Apresiasi Warga
“Indramayu Bergerak: LSM KPK Gempur Korupsi, Perjuangkan Keadilan Tanpa Tanding!”
Baksos Bhayangkara Adventure Off Road Polres Bondowoso di Ikuti Ratusan Off Roader se Jawa – Bali
DPRD Imanudin Mengapresiasi Disdikbud Murung Raya Memperhatikan Sapras Pendidikan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 23 Juli 2024 - 19:59 WIB

PJ Bupati Hermon Membuka MTQ Ke-X Tingkat Kabupaten di Kecamatan Permata Intan

Selasa, 23 Juli 2024 - 03:14 WIB

Tahun Baru Islam Ribuan Peserta Ramaikan Pawai Akbar di Murung Raya

Selasa, 23 Juli 2024 - 01:51 WIB

Pj Bupati Hermon Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Praja Wibawa 2024

Senin, 22 Juli 2024 - 11:34 WIB

Pelaksanaan Rehabilitasi Jalan Rabat Beton Desa Dukuh Di Apresiasi Warga

Minggu, 21 Juli 2024 - 16:23 WIB

“Indramayu Bergerak: LSM KPK Gempur Korupsi, Perjuangkan Keadilan Tanpa Tanding!”

Minggu, 21 Juli 2024 - 09:41 WIB

Baksos Bhayangkara Adventure Off Road Polres Bondowoso di Ikuti Ratusan Off Roader se Jawa – Bali

Minggu, 21 Juli 2024 - 00:32 WIB

DPRD Imanudin Mengapresiasi Disdikbud Murung Raya Memperhatikan Sapras Pendidikan

Sabtu, 20 Juli 2024 - 18:55 WIB

Workshop Peningkatan Inovasi Dan Kewirausahaan Kabupaten/Kota Kreatif (KATA KREATIF) Indonesia Di Kota Yogyakarta

Berita Terbaru