SAMPANG, radar-x.net – Bertempat di lapangan olah raga Madrasah Nahdlatul Athfal yayasan pondok pesantren darul ulum Gersempal Omben Sampang Jawa Timur, mengadakan kegiatan apel kebangsaan dalam rangka memperingati hari ulang tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke 74 dengan dasar kecintaannya pada tanah air dan bumi pertiwi ini.
Dari segenap keluarga besar dan santri pondok pesantren darul ulum Gersempal tersebut, sangat antusias dan bersemangat sekali dalam kegiatan tujuh belasan ini meskipun selang sehari dari HUT RI ke 74. Minggu 18/08/2019.
Dalam mengenang jasa para pahlawan bangsa Indonesia, dihibur dan dimeriahkan dengan unjuk kebolehan dan adegan-adegan berbahaya dari barisan pencak silat pagar nusa jagat 86, setelah sukses dilaksanakannya pengibaran sang pusaka bendera merah putih disertai apel kebangsaan yang diikuti ratusan santri pondok pesantren Darul Ulum Gersempal. Minggu pagi 18/08/2019
Hadir dalam momentum bersejarah tersebut KH. Moh. Amin Syafi’uddin pengasuh pondok pesantren Darul Ulum gersempal, Ust. Abd. Rohim Saru ketua yayasan pondok pesantren Darul Ulum Gersempal, dan semua pengurus pondok pesantren serta kepala atau yang mewakili dari madrasah Nahdlatul Athfal Gersempal mulai dari jenjang RA/MI/MTSn dan MA.
Hasil himpunan awak media radar-x di komplek pondok pesantren darul ulum gersempal, KH. Moh. Amin Syafi’ menjelaskan, bahwa ini bukan yang pertama kalinya apel kebangsaan digelar di pondok pesantren Darul Ulum. “Dari dulu pengibaran pusaka sang merah putih dan peringatan HUT RI dilaksanakan di pondok pesantren yaitu sebagai bentuk kecintaan kita pada negeri ini serta mengenang jasa para revolusi Indonesia,” jelas Gus Amin sapaan akrabnya.
Gus Amin menambahkan, majunya pendidikan serta berdirinya pesantren-pesantren di Indonesia adalah berkat jasa para pejuang dahulu negeri ini, berpegangan pada Tut Wuri Handayani pendidikan di Indonesia semakin meningkat dan sudah seharusnya kita menjaga kemakmuran bumi pertiwi ini dari para penjajah-penjajah yang merongrong dengan tujuan untuk menghancurkan keutuhan NKRI,” tambah Lora Amin.
Sementara Fuad salah satu peserta apel sekaligus anggota barisan pagar nusa jagat 86 mengatakan, “kami tetap semangat menjaga keutuhan NKRI supaya tercipta negara yang adil dan makmur, dan kekuatan pagar nusa merupakan benteng terakhir menjaga negara dan ulama,” kata Fuad. (MK)














