Tengelam Saat Menjaring Ikan, Korban Ditemukan Meningal Dunia

0
Proses evakuasi korban, Warga dibantu Tim Basarnas Jatim, BPBD, TNI, anggota Polsek Dungkek saat mengevakuasi korban. (Foto/Istimewa)

SUMENEP, RADAR-X.net – Korban atas nama Sawawi (25) warga Dusun Guwa, hilang tenggelam saat menangkap ikan cumi-cumi menggunakan jenis jaring tarakat, Minggu (21/2/2021) kemarin.

Pria alias korban ini berangkat dari rumahnya sekitar pukul 23.00 WIB untuk menjaring ikan di perairan desa Jadung, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, bersama seorang temannya bernama Moh. Khatib.

Hasil keterangan dari teman korban, sebelum hilang tenggelam, korban sempat meminta tolong. Namun beberapa menit kemudian korban hilang diduga terseret arus.

Kemudian, sekitar pukul 02.00 WIB malam, saksi mendatangi Murahman untuk memberi tahu bahwa korban Sawawi hilang. Murahman sendiri adalah warga setempat.

Upaya pencarian korban yang diduga tenggelam pada Minggu (21/2/2021) itu akhirnya membuahkan hasil.

Korban ditemukan oleh para nelayan yang ikut mencari di hari kedua bersama Tim Basarnas Jatim, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, anggota Polsek Dungkek dan tiga perahu nelayan.

“Sudah ketemu di perairan sekitar Romben Guna oleh nelayan yang ikut mencari,” ungkap Kapolsek Dungkek, AKP Sahrawi, saat dikonfirmasi melalui sambungan selularnya, Senin (22/2)

Baca Juga:  Terkait Kartun IB HRS, Majalah Tempo akan Digeruduk Para Advokat Islam

Sahnawi menerangkan, jasad korban ditemukan sekitar pukul 11.00 WIB. Lalu, langsung dievakuasi ke atas perahu oleh sejumlah nelayan.

“Saat ini, jenazahnya sudah dibawa ke rumah duka,” terang Sahnawi.

Sahnawi menambahkan, pihak keluarga tidak berkenan untuk dilakukan autopsi luar dan menganggap peristiwa nahas tersebut adalah takdir.

“Iya tidak berkenan keluarganya Mas. Tadi dari Polsek, Puskesmas Dungkek dan seluruh Forkopimka juga datang menyaksikan,” tukas Sahnawi. (Hol/tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.