Kasus Penyerobotan Tanah GG Berlanjut, Dua Nama Terancam Masuk Meja Hijau

0
Tanah GG yang saat ini sudah didirikan toko. (Foto/Hol)

Pamekasan, radar-x.net – Eks Anggota DPRD Pamekasan Iskandar dan Kepala desa Waru Barat, Kecamatan Waru, Abdus Salam Ramli, terancam diseret ke meja hijau, Kamis (04/02/2021)

Pasalnya, dua tokoh Pantura tersebut diduga melakukan tindak pidana penyerobotan tanah yang berstatus Governor Ground (GG).

Parahnya, sertifikat tanah GG tersebut diatasnamakan pribadi Iskandar yang pengakuannya sudah dapat restu pemerintah, termasuk dari desa.

Kondisi tanah sekarang dibagun sebuah toko. Sebelumnya merupakan lahan Kosong yang diharapkan oleh warga sekitar untuk dijadikan Akses menuju pemukiman Warga.

Polres Pamekasan melalui penyidik Unit 4 Satreskrim sudah melakukan pengumpulan data. Salah satunya meminta keterangan dari Iskandar dan Abdus Salam Ramli. Kemudian polisi memohon data dari pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Kasi Hubungan Hukum Pertanahan, BPN Pamekasan, Suparman mengakui perihal tersebut. Menurutnya, BPN sudah memberikan dokumen status batas area lahan kepada penyidik.

“Apa yang dimohon penyidik sudah kami serahkan,” singkat Suparman, Kamis (4/2/21).

Kasubbag Humas Polres Pamekasan AKP Nining Dyah Puspitasari mengatakan, dugaan kasus penyerobotan tanah sudah diintrogasi penyidik dengan mendatangi lokasi.

Baca Juga:  Mantan Bendahara Asskab PSSI Jember Ditahan Kejari

“Pihak penyidik sudah turun ke lokasi untuk mengetahui batas-batasnya,” ujar Dyah.

Sebelumnya, Kepala desa Waru Barat Abdus Salam Ramli mengatakan, bahwa lahan tersebut memang tanah negara tanpa penguasaan pihak tertentu. Bahkan haknya belum dikuasai siapapun.

”Itu tanah bebas sesuai peta yang ditunjukan dari dinas peternakan dan kami masih dalam tahap persuasif,” kata Abdus Salam.

Abdus Salam menambahkan, bahwa pada saat pengukuran Surat Pemberitahuan Pajak Terutang Pajak Bumi Bangunan (SPPT-PBB) tanah GG tersebut diminta untuk pembangunan jalan. Namun pada akhirnya, saat ini telah berdiri sebuah toko dan di sertifikat Hak milik atas nama Iskandar yang merupakan Ex Angota DPRD Pamekasan. (Hol)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.