Hendak Memancing, Warga Dikejutkan Sesosok Mayat Ditengah Aliran Sungai Kali Alas

0

Aceh Tenggara, radar-x.net – Warga diseputaran kutacane dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki hanyut dan tersangkut di bebatuan aliran Sungai Kali Alas.

Penemuan mayat tersebut tepatnya di desa Mbarung Kecamatan Babussalam Kabupaten Aceh Tenggara, Sabtu (13/02/2021). Tidak ditemukan identitas pada mayat tersebut, hanya menggunakan celana pendek warna coklat, baju kaus Partai Nasdem dan sarung warna coklat yang terikat di pinggang.

Seorang warga Mbarung berinisial MT mengatakan saat hendak ke sungai untuk memancing. Kemudian mencari lumut untuk umpan pancing, ia melihat sesosok mayat yang tersangkut di bebatuan di tengah sungai. Pertama ditemukan, sekitar pukul 10.00 WIB.

“Warga langsung melaporkan penemuan mayat tersebut ke pihak berwajib dan mengevakuasinya ke RSUD H Sahudin guna dilakukan otopsi,” kata MT.

Kapolres Aceh Tenggara AKBP. Wanito Eko Sulistyo, S.H., S.I.K melalui Kapolsek Babussalam, Ipda Abdullah Husin membenarkan Penemuan mayat tersebut bermula ketika seorang saksi berinisial MT hendak ke sungai untuk memancing.

“Mayat itu pertama kali ditemukan oleh saksi MT. Ia sempat terkejut, akan tetapi langsung dilaporkan ke warga dan kemudian diteruskan ke pihak Kepolisian. Selanjutnya personil tim identifikasi dari Sat Reskrim beserta Sat Intelkam langsung menuju TKP untuk melakukan Identifikasi awal. Kemudian mengevakuasi mayat tersebut ke RSUD H. Sahudin untuk divisum,” Jelas Kapolsek.

Baca Juga:  Ulang Tahun Desa Ambulu Ke-119, Diwarnai Dengan Berbagai Hiburan
Ismail (31 Tahun) Warga desa Kitie Meranggun (Namo Buluh) Ditemukan Tak Bernyawa Di Aliran Sungai Alas. (Foto/Riko)

“Terungkapnya identitas mayat laki-laki itu, setelah pihak keluarga mendatangi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H. Sahudin Kutacane yang sebelumnya mendapatkan informasi dari sejumlah media online dan media sosial.” Ucap Kapolsek.

Kapolsek juga menjelaskan, pihak keluarga Purnama Abdi memastikan korban adalah Ismail (31 tahun), berstatus lajang berasal dari desa Kitei Meranggun (Namo Buluh), Kecamatan Darul Hasanah yang berjarak sekitar enam kilometer dari lokasi penemuan korban.

Menurut pihak keluarga, Ismail mengidap keterbelakangan mental sejak dari kecil, dan ia juga sering bepergian tanpa memberi tahu siapapun. “Identitas mayat setelah diketahui berdasarkan dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan pengakuan pihak keluarga”.

Kini jenazah korban sudah dibawa keluarga pulang ke rumahnya untuk di kebumikan.
“Sebelumnya pihak keluarga sudah meminta kepada petugas agar diizinkan tidak dilakukan autopsi terhadap korban Ismail,” pungkas Kapolsek. (Riko)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.