Penandatanganan Kerjasama Desa Binaan Dan Stakeholder dengan Universitas Almuslim

0
10

Bireuen, radar-x.net – Wujud Mahasiswa yang berpotensi dan bermutu, Umuslim Peusangan tandatangani Kerjasama dengan desa Binaan dan stakeholder. Rektor, dukungan pemerintah serta Stakeholder penunjang terhadap maju dan berkembang dunia pendidikan, kegiatan berlangsung di Aula MA. Jangka Umuslim Peusangan Kabupaten Bireuen, Kamis (14 Januari 2021).

Bupati Bireuen, H. Muzakkar A. Gani dalam sambutannya mengatakan, penandatanganan kerjasama desa Binaan dan stakeholder dengan Universitas Almuslim, merupakan tindak lanjut pemerintah Bireuen. Hal tersebut merupakan keharusan bagi pemerintah untuk menindaklanjuti setiap Program yang di rencanakan, semoga menjadi contoh bagi kecamatan yang lain, bahkan mungkin juga bakal diikuti oleh Universitas yang lain.

Dalam acara tersebut, juga dihadiri Bupati Bireuen beserta SKPK, H. Mukhlis Takabeya, Para Camat, PD/PLD dan beberapa Geuchik (Kades) selain Sivitas Akademika dan Pengurus Umuslim Peusangan Kabupaten Bireuen.

Rektor Umuslim Peusangan, DR. Marwan Hamid M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan, untuk mewujudkan keseimbangan dalam dunia pendidikan dewasa ini, merdeka belajar merupakan metode utama diterapkan dalam lingkungan pendidikan.

Baca Juga:  Guru Hairul Kembali Harumkan Bondowoso

H. Mukhlis AMd menyebutkan, Perusahaan miliknya PT. Takabeya mulai dirintis dari tahun 2000 hingga pada tahun 2004 dinobatkan menjadi sebuah perusahaan Bonafit di Kabupaten Bireuen melalui perjalanan panjang serta cikal bakal perjuangan, kemudian berubah menjadi PT. Takabeya Perkasa Group.

“Perusahaan siap bekerjasama dengan Umuslim baik terkait praktek (Magang) hingga menampung mahasiswa lulusan Umuslim pada posisi sesuai dengan Basic dan skill keahlian yang dimiliki. Keberhasilan yang sebenarnya adalah ketika kita mampu menciptakan lapangan kerja. Tidak semata mengharapkan bekerja di pemerintahan,” ungkap Pengusaha Muda Bireuen ini.

Sementara Geuchik (Kades) Samuti Rayeok Kecamatan Gandapura Kabupaten Bireuen, Tgk Sayuti menyampaikan, terima kasih kepada semua pihak yang terlibat hingga terpilihnya desa kami sebagai percontohan perdana dalam program kerjasama Desa Binaan dan Stakeholder dengan Universitas Almuslim.

“Desa Samuti Rayeok berhasil memproduksi saluran pracetak siap pasang berbahan beton ringan (Hebel Samuray) melalui Posyantekdes (Pos Pelayanan Teknologi Tepat Guna Desa) dibawah pengelolaan BUMDes (Badan Usaha Milik Desa), Hebel Samuray digunakan untuk saluran di areal persawahan,” kata Keuchik Samuti Rayeok. (Mohd/Heri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.