Pemotongan Dana BOP Disampang Menuai Protes Keras Dari LSM

0

Sampang, radar-x.net – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM KPK Nusantara) kabupaten Sampang banyak menerima pengaduan dari masyarakat dan tokoh, diantaranya dari beberapa lembaga pendidikan TPQ dan pondok pesantren. Rabu 20/01/2021.

Pengaduan tersebut terkait dengan adanya Bantuan Oprasional Pendidikan (BOP) yang amblas separuhnya. Amblasnya sebagian dana BPO itu terjadi di kecamatan Banyuates dan kecamatan Ketapang yang mencapai 50%.

“Singkatnya Dana yang diterima oleh penerima BOP tidak utuh dan dipotong hingga mencapai 50%, semisal bagi lembaga yang mendapat bantuan BOP dengan jumlah nominal Rp. 10.000.000.00,- maka Lembaga Penerima hanya terima uang sebesar Rp. 5.000.000. Sedangkan bagi pondok pesantren yang mendapatkan bantuan BOP sebesar Rp. 50.000.000.00,- hanya menerima Rp. 25.000.000.00 – dan pemotongan tersebut dilakukan oleh pokja dari dua kecamatan.” Tutur Tamam Anggota LSM-KPK Nusantara kepada media ini.

Saat disinggung dalang dari pemotongan dana BOP tersebut, kepada media Tamam membenerkan semuanya, “ya betul mas…! Memang ada pemotongan dengan nada BOP di dua kecamatan, kalau yang kecamatan Banyuates pemotongan dilakukan oleh berinisial (F), sedangkan di kecamatan Ketapang pemotongan tersebut dilakukan oleh (S).” Beber Tamam.

Baca Juga:  KPK Nusantara Dampingi Korban Penipuan Di Polres Sampang

Tamam juga menyampaikan, bahwa pihaknya akan melakukan klarifikasi dan akan menindaklanjuti persoalan ini hingga menemukan tìtik terang.

“Kami dari LSM KPK Nusantara kabupaten Sampang akan terus melakukan pengawalan dari hasil temuan, dan Kami akan menindaklanjuti sampai ke penegak hukum sehingga menemukan solusi yang jelas dengan adanya indikasi korupsi dana BOP ini.” Imbuh Tamam.

Hingga berita ini diturunkan, masih belum ada penjelasan dari masing-masing Pokja dari dua kecamatan tersebut. (Tim/MK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.