Kadis Sosial Agara Minta Seluruh Kades Perbarui DTKS

0

Aceh Tenggara, radar-x.net – Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Untuk Kabupaten Aceh Tenggara sejak Tahun 2015 hingga saat ini belum di perbarui. Kadis Sosial Minta Peran serta Kepala desa Aceh Tenggara untuk berperan aktif.

Pasalnya, hingga saat ini penyelesaian dan pengiriman Data Terpadu Kesejahteraan Sosial ke Pusat Data Induk Nasional (Pusdatin) di Jakarta, dari 385 desa se-Aceh Tenggara baru 190 desa yang sudah menyelesaikan.

Hal tersebut disampaikan Sadli, ST Kepala Dinas Sosial, Senin (14/12/2020) di ruangan kerjanya.

Padahal informasi laporan data terpadu kesejahteraan sosial tersebut sudah disampaikan kepada kepala desa melalui masing-masing Camat.

Karena Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) tersebut sangat perlu dilaporkan ke pusat. Hal tersebut menyangkut bantuan dari pusat, contohnya data penduduk yang sudah meninggal, seandainya tidak dikirim datanya suatu waktu namanya bisa muncul ketika ada bantuan yang bersumber dari pusat. Demikian juga bagi masyarakat yang belum pernah didata, bisa jadi tidak mendapat bantuan dari pusat, karena datanya tidak ada pada Pusat Data Induk Nasional (Pusdatin), seperti bantuan PKH dan lainnya, ada yang tidak dapat sementara masyarakat tersebut layak mendapatkannya.

Baca Juga:  Hamdan Simbolon Mendaftarkan Balon Wakil Walikota Medan Dihari Terakhir Ke Partai Golkar

“Kami dari Dinas Sosial Kabupaten Aceh Tenggara siap membantu Kepala desa dalam hal membuat dan melaporkan DTKS mereka kepusat, yang penting Kepala desa datang ke kantor Dinas Sosial Aceh Tenggara membawa Operator desanya, disini kita arahkan dan kita pandu cara membuat data dan mengirimnya ke Pusdatin, ini contohnya,” ujar Kadis sambil menunjukkan beberapa kepala desa yang mendampingi operator desanya yang sedang bekerja, di depan ruangan kadis.

Di akhir penyampaiannya, Kadis sosial berharap kepada kepala desa yang belum memperbaharui DTKS, agar secepatnya memperbaharui, karena batas waktu pembaharuan data yang dilaporkan ke Pusdatin, paling lambat tanggal 15 Januari 2021, dan masih ada watu lebih kurang satu bulan lagi, karena DTKS ini menyangkut kepentingan kita bersama dan desa itu sendiri, harap Kadis.(RH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.