Jalan Poros Menuju Dua Pesantren Di Sampang Dikeluhkan Warga

0

Sampang, radar-x.net – Jalan poros atau jalur utama menuju dua Pondok Pesantren besar di Sampang Madura dikeluhkan warga, baik warga pengunjung Pesantren ataupun warga setempat. Kamis, 24/12/2020.

Pasalnya, jalan alternatif menuju pesantren tersebut rusak parah dan penuh dengan kubangan air, sehingga warga yang melintas di jalan tersebut harus waspada dan hati-hati untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Berdasarkan dari penyisiran awak media radar-x di lapangan, diketahui bahwa Jalan poros yang rusak parah itu terletak di desa Panggung dan desa Taman Sareh Sampang menuju Pondok Pesantren Darut Tauhid Injelan dan Pondok Pesantren Al Ihsan Jrangoan Omben.

“Dari pantauan tim kami, jalan yang kurang lebih 3 KM rusaknya sudah siap diperbaiki, jika mengacu pada tumpukan batu yang ada di setiap sisi jalan yang berlubang dan rusak. Namun menurut hemat kami perbaikan itu tidak akan dan kurang efektif kalau hanya batu-batu sirtu seperti itu.” Ucap Syamsul Arifin Sekretaris KPK Nusantara DPC Sampang Muhlis.

Selain itu, kata Arif sapaan akrabnya, perbaikan itu akan cepat rusak lagi kalau mengingat banyak pengguna jalan tersebut dan jalan itu biasa menjadi wahana banjir.

Baca Juga:  Bacalon Wakil Walikota Medan Yohny Anwar MH, MM, Silahturahmi ke AMMI

Hal senada disampaikan Muhlis ketua KPK Nusantara DPC Sampang, dirinya juga mengatakan bahwa perbaikan itu sangatlah dibutuhkan bila mengingat saat ini kondisi jalan tersebut sangatlah parah.

“Karena setiap hari setidaknya pengguna jalan ini yaitu ratusan motor dan puluhan mobil yang melintas dijalan ini meskipun jalan rusak, apalagi kalau di sampang ada, jalan ini menjadi jalur alternatif.” Ungkap Muhlis.

Sementara salah satu warga yang sedang melintas pada media ini mengatakan, “ya mas..! Batu-batu itu dikirim menggunakan Dum truck untuk memperbaiki jalan ini, ” singkatnya.

“Warga disini mengeluh karena jalan yang menuju kota/kabupaten rusak dan berlubang, kenapa sampai saat masih belum ada perbaikan padahal jalan ini banyak yang lewat.” Ucap warga yang enggan disebut namanya. (MK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.