Prawita GENPPARI Gagas Wisata Ramah Keluarga dan Bebas Narkoba

0
58

BOGOR, radar-x.net – Konsisten untuk tetap fokus dalam memajukan bidang kepariwisataan merupakan salah satu bentuk konkrit dalam mengisi kemerdekaan, dan bagian dari bentuk pengabdian buat bangsa dan negara.

Satu hal yang perlu disadari oleh kita semua bahwa medan persaingan yang terasa semakin berat, harus disikapi dengan strategi pemilihan medan saing yang tepat. Jika salah menentukan lokasi dan strategi yang diterapkan, niscaya kita akan kalah di kancah persaingan global. Salah satu medan unggulan Indonesia adalah bidang kepariwisataan karena Indonesia memiliki jumlah dan keragaman potensi wisata yang luar biasa. Untuk itulah Prawita GENPPARI lahir untuk majukan negeri di bidang kepariwisataan. Tanpa mengenal lelah dan pamrih, kita terus berjuang sejahterakan masyarakat melalui bidang kepariwisataan.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Umum Prawita GENPPARI Dede Farhan Aulawi, saat menyampaikan pembekalan kepada para calon pengurus DPD Prawita GENPPARI Kabupaten Bogor, Sabtu (21/11/2020).

Pada kesempatan kunjungan kerjanya ke kabupaten Bogor, Tim Prawita GENPPARI juga melakukan survey beberapa objek wisata yang berada di kawasan kecamatan Tamansari, seperti Curug Nangka, de Saung, Highland Hotel & Resort (Mongolian Style), Taman Budaya Pasir Erih, dan lain – lain. Melalui survey ini, Tim bisa melakukan pemetaan wilayah dalam rangka mendesain pengembangan kawasan wisata yang tepat.

Baca Juga:  Laskar Patriot Pembela Pancasila Mendesak Pemda Bondowoso Memeberikan Solusi Kemanusiaan Bagi PKL Bondowoso

“Dengan mengintegrasikan potensi wisata alam, seni dan budaya setempat diyakini bisa menggerakan kembali pemulihan ekonomi masyarakat di tengah pandemi covid 19 seperti saat ini.” Kata Dede.

Dede juga menambahkan, bahwa dalam mengembangkan konsep wisata, jangan melupakan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat agar manfaatnya juga bisa dirasakan oleh masyarakat. Termasuk produk–produk cindera mata, baik benda ataupun makanan khas yang dihasilkan oleh para pengrajin UMKM. Pemberdayaan masyarakat sekitar objek wisata menjadi sangat penting, guna menghindari persepsi bahwa pengembangan kawasan wisata hanya menguntungkan pihak investor semata.

Di sinilah pentingnya kerjasama yang saling menguntungkan semua pihak, agar iklim usaha semakin bergairah dan semakin kondusif. Pemerintah, masyarakat dan para investor tentu menaruh harapan yang sama agar iklim usaha di Indonesia semakin menarik dan mampu menjaga keberlanjutan usaha untuk jangka panjang.

Oleh karenanya, tidak henti – hentinya Tim Prawita GENPPARI selalu mengingatkan agar seluruh lapisan masyarakat turut menjaga kebersihan lingkungan. Sebaik apapun objek wisatanya, kalau lingkungannya kotor tidak akan menarik para calon wisatawan. Tak lupa pembekalan SDM kepariwisataan dalam rangka memenuhi kompetensi yang diperlukan harus terus dilakukan agar setiap potensi wisata bisa dikelola secara profesional.

Baca Juga:  Di Sentil, Ketua DPD L-KPK Undang Pengurus DPC Se-Madura

“Untuk itulah, secara paralel Prawita GENPPARI pun terus memberikan pelatihan – pelatihan sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat. Apalagi kawasan wisata ramah keluarga menjadi salah satu konsep yang diusung dan menjadi tema sentral kepariwisataan Indonesia. Artinya keamanan, kenyamanan dan keramahan menjadi sesuatu yang harus sangat diperhatikan juga,” jelas Dede.

“Tak lupa Prawita GENPPARI juga selalu mengingatkan untuk selalu menjaga agar kawasan wisata bebas dari kemungkinan peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Dengan demikian Prawita GENPPARI juga sangat gencar mensosialisasikan Gerakan desa Tolak Narkoba.” Pungkas Dede. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.